Tanah Longsor di Bandarlampung, 1 Rumah Warga Rusak Tertimpa Material

 

Tanah longsor terjadi di wilayah Bandarlampung, akibatnya satu rumah warga rusak tertimpa material longsor.



Bandarlampung– Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Lampung sejak dini hari mengakibatkan terjadinya bencana tanah longsor. Nahasnya, material longsor menimpa rumah warga di kecamatan Panjang. 

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bandarlampung Gustriansyah mengatakan, peristiwa ini menyebabkan satu rumah milik warga bernama Paimo yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta, Kampung Karang Raya Timur, Panjang, tertimpa reruntuhan longsor.

“Satu rumah, bagian dapur tertimpa tanah longsor. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” kata Gustriansyah, Kamis (9/3/2023). Gustriansyah menuturkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan dan upaya evakuasi reruntuhan dari dalam rumah. Untuk itu Gustriansyah meminta masyarakat tetap waspada,sebagaimana dikutip iNews.id.

Baca Juga  Marsda Wahyu Hidayat Resmi Jabat Komandan Kopasgat, Ini Pesan KSAU

“Kerugian belum bisa ditaksir karena sedang pendataan. Masyarakat harus waspada mengingat saat ini Bandarlampung masih terus diguyur hujan,” kata dia.  Selain tanah longsor, BPBD Bandarlampung juga tengah melakukan penyedotan genangan air di depan Kantor Kecamatan Panjang, yang disebabkan hujan turun dengan intensitas tinggi.

“Kami lakukan penyedotan dan membersihkan selokan di sekitar genangan agar air dapat mengalir dan tidak menyebabkan genangan. Saat ini belum ada laporan mengenai genangan air di lokasi lainnya di Bandarlampung,” kata Gustriansyah.  Selanjutnya BPBD mengimbau masyarakat Bandarlampung untuk lebih waspada akan terjadinya bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi saat musim penghujan. 

Baca Juga  Angin Puting Beliung Timpa Puluhan Rumah di Desa Pocangan, Jember: Kerugian Jutaan Rupiah

“Bagi masyarakat yang tinggal di lereng, atau di lokasi rawan banjir, dimohon untuk waspada. Segera laporkan kepada BPBD Bandar Lampung ketika terjadi bencana di sekitar tempat tinggal atau lingkungan,” kata dia.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *