Monumen Nasional (Monas) Jakarta Dibanjiri Puluhan Ribu Wisatawan saat Liburan Tahun Baru Islam 1445 Hijriah

Monas
Monas

Jakarta – Monumen Nasional (Monas) di Gambir, Jakarta Pusat, menjadi tujuan bagi puluhan ribu wisatawan lokal dan mancanegara selama liburan Tahun Baru Islam 1445 Hijriah yang jatuh pada Rabu (19/7/2023). Mereka memadati Monas untuk menikmati keindahan dan sejarah yang ditawarkan oleh situs ikonik tersebut.

Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Monas, Isa Sarnuri, total kunjungan ke kawasan Monas pada hari Rabu, tanggal 19 Juli, antara pukul 06.00 hingga 16.00 WIB mencapai 10.399 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 7.497 wisatawan dewasa, 2.723 anak-anak, dan 179 wisatawan mancanegara. Dari para wisatawan mancanegara, wisatawan terbanyak berasal dari Jepang, diikuti oleh Amerika Serikat.

“Dalam kunjungan Monas ini, tercatat 36 orang dari Jepang, 24 orang dari Amerika Serikat, 22 orang dari China, 20 orang dari India, 16 orang dari Nigeria, 14 orang dari Belanda, 9 orang dari Inggris, 8 orang dari Australia, 7 orang dari Afrika Selatan, 6 orang dari Korea, 4 orang dari Italia dan Iran, 2 orang dari Kanada dan Austria, serta 2 orang dari Spanyol,” jelas Isa.

Isa juga menambahkan bahwa tidak ada acara khusus yang diselenggarakan untuk menyambut wisatawan selama liburan Tahun Baru Islam. Namun, ada rencana untuk mengadakan pemutaran video mapping dalam edisi ASEAN pada tanggal 4, 5, 6, dan 8 Agustus, serta edisi Hari Ulang Tahun Republik Indonesia pada tanggal 17 hingga 20 Agustus mendatang.

Dengan adanya lonjakan kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara ke Monas, diharapkan bahwa keindahan dan nilai sejarah Monumen Nasional akan terus memikat pengunjung dari dalam dan luar negeri. Monas tetap menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi warisan budaya dan memahami perjalanan sejarah Indonesia.

Jakarta – Monumen Nasional (Monas) di Gambir, Jakarta Pusat, menjadi tujuan bagi puluhan ribu wisatawan lokal dan mancanegara selama liburan Tahun Baru Islam 1445 Hijriah yang jatuh pada Rabu (19/7/2023). Mereka memadati Monas untuk menikmati keindahan dan sejarah yang ditawarkan oleh situs ikonik tersebut.

Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Monas, Isa Sarnuri, total kunjungan ke kawasan Monas pada hari Rabu, tanggal 19 Juli, antara pukul 06.00 hingga 16.00 WIB mencapai 10.399 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 7.497 wisatawan dewasa, 2.723 anak-anak, dan 179 wisatawan mancanegara. Dari para wisatawan mancanegara, wisatawan terbanyak berasal dari Jepang, diikuti oleh Amerika Serikat.

“Dalam kunjungan ini, tercatat 36 orang dari Jepang, 24 orang dari Amerika Serikat, 22 orang dari China, 20 orang dari India, 16 orang dari Nigeria, 14 orang dari Belanda, 9 orang dari Inggris, 8 orang dari Australia, 7 orang dari Afrika Selatan, 6 orang dari Korea, 4 orang dari Italia dan Iran, 2 orang dari Kanada dan Austria, serta 2 orang dari Spanyol,” jelas Isa.

Isa juga menambahkan bahwa tidak ada acara khusus yang diselenggarakan untuk menyambut wisatawan selama liburan Tahun Baru Islam. Namun, ada rencana untuk mengadakan pemutaran video mapping dalam edisi ASEAN pada tanggal 4, 5, 6, dan 8 Agustus, serta edisi Hari Ulang Tahun Republik Indonesia pada tanggal 17 hingga 20 Agustus mendatang.

Baca Juga  Begini Suasana Kantor Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang Usai OTT KPK

Dengan adanya lonjakan kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara ke Monas, diharapkan bahwa keindahan dan nilai sejarah Monumen Nasional akan terus memikat pengunjung dari dalam dan luar negeri. Monas tetap menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi warisan budaya dan memahami perjalanan sejarah Indonesia.

Jakarta – Monumen Nasional (Monas) di Gambir, Jakarta Pusat, menjadi tujuan bagi puluhan ribu wisatawan lokal dan mancanegara selama liburan Tahun Baru Islam 1445 Hijriah yang jatuh pada Rabu (19/7/2023). Mereka memadati Monas untuk menikmati keindahan dan sejarah yang ditawarkan oleh situs ikonik tersebut.

Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Monas, Isa Sarnuri, total kunjungan ke kawasan Monas pada hari Rabu, tanggal 19 Juli, antara pukul 06.00 hingga 16.00 WIB mencapai 10.399 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 7.497 wisatawan dewasa, 2.723 anak-anak, dan 179 wisatawan mancanegara. Dari para wisatawan mancanegara, wisatawan terbanyak berasal dari Jepang, diikuti oleh Amerika Serikat.

“Dalam kunjungan ini, tercatat 36 orang dari Jepang, 24 orang dari Amerika Serikat, 22 orang dari China, 20 orang dari India, 16 orang dari Nigeria, 14 orang dari Belanda, 9 orang dari Inggris, 8 orang dari Australia, 7 orang dari Afrika Selatan, 6 orang dari Korea, 4 orang dari Italia dan Iran, 2 orang dari Kanada dan Austria, serta 2 orang dari Spanyol,” jelas Isa.

Isa juga menambahkan bahwa tidak ada acara khusus yang diselenggarakan untuk menyambut wisatawan selama liburan Tahun Baru Islam. Namun, ada rencana untuk mengadakan pemutaran video mapping dalam edisi ASEAN pada tanggal 4, 5, 6, dan 8 Agustus, serta edisi Hari Ulang Tahun Republik Indonesia pada tanggal 17 hingga 20 Agustus mendatang.

Dengan adanya lonjakan kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara ke Monas, diharapkan bahwa keindahan dan nilai sejarah Monumen Nasional akan terus memikat pengunjung dari dalam dan luar negeri. Monas tetap menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi warisan budaya dan memahami perjalanan sejarah Indonesia.

Jakarta – Monumen Nasional (Monas) di Gambir, Jakarta Pusat, menjadi tujuan bagi puluhan ribu wisatawan lokal dan mancanegara selama liburan Tahun Baru Islam 1445 Hijriah yang jatuh pada Rabu (19/7/2023). Mereka memadati Monas untuk menikmati keindahan dan sejarah yang ditawarkan oleh situs ikonik tersebut.

Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Monas, Isa Sarnuri, total kunjungan ke kawasan Monas pada hari Rabu, tanggal 19 Juli, antara pukul 06.00 hingga 16.00 WIB mencapai 10.399 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 7.497 wisatawan dewasa, 2.723 anak-anak, dan 179 wisatawan mancanegara. Dari para wisatawan mancanegara, wisatawan terbanyak berasal dari Jepang, diikuti oleh Amerika Serikat.

“Dalam kunjungan ini, tercatat 36 orang dari Jepang, 24 orang dari Amerika Serikat, 22 orang dari China, 20 orang dari India, 16 orang dari Nigeria, 14 orang dari Belanda, 9 orang dari Inggris, 8 orang dari Australia, 7 orang dari Afrika Selatan, 6 orang dari Korea, 4 orang dari Italia dan Iran, 2 orang dari Kanada dan Austria, serta 2 orang dari Spanyol,” jelas Isa.

Baca Juga  Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Sabang, Aceh, Tidak Berpotensi Tsunami

Isa juga menambahkan bahwa tidak ada acara khusus yang diselenggarakan untuk menyambut wisatawan selama liburan Tahun Baru Islam. Namun, ada rencana untuk mengadakan pemutaran video mapping dalam edisi ASEAN pada tanggal 4, 5, 6, dan 8 Agustus, serta edisi Hari Ulang Tahun Republik Indonesia pada tanggal 17 hingga 20 Agustus mendatang.

Dengan adanya lonjakan kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara ke Monas, diharapkan bahwa keindahan dan nilai sejarah Monumen Nasional akan terus memikat pengunjung dari dalam dan luar negeri. Monas tetap menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi warisan budaya dan memahami perjalanan sejarah Indonesia.

Jakarta – Monumen Nasional (Monas) di Gambir, Jakarta Pusat, menjadi tujuan bagi puluhan ribu wisatawan lokal dan mancanegara selama liburan Tahun Baru Islam 1445 Hijriah yang jatuh pada Rabu (19/7/2023). Mereka memadati Monas untuk menikmati keindahan dan sejarah yang ditawarkan oleh situs ikonik tersebut.

Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Monas, Isa Sarnuri, total kunjungan ke kawasan Monas pada hari Rabu, tanggal 19 Juli, antara pukul 06.00 hingga 16.00 WIB mencapai 10.399 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 7.497 wisatawan dewasa, 2.723 anak-anak, dan 179 wisatawan mancanegara. Dari para wisatawan mancanegara, wisatawan terbanyak berasal dari Jepang, diikuti oleh Amerika Serikat.

“Dalam kunjungan ini, tercatat 36 orang dari Jepang, 24 orang dari Amerika Serikat, 22 orang dari China, 20 orang dari India, 16 orang dari Nigeria, 14 orang dari Belanda, 9 orang dari Inggris, 8 orang dari Australia, 7 orang dari Afrika Selatan, 6 orang dari Korea, 4 orang dari Italia dan Iran, 2 orang dari Kanada dan Austria, serta 2 orang dari Spanyol,” jelas Isa.

Isa juga menambahkan bahwa tidak ada acara khusus yang diselenggarakan untuk menyambut wisatawan selama liburan Tahun Baru Islam. Namun, ada rencana untuk mengadakan pemutaran video mapping dalam edisi ASEAN pada tanggal 4, 5, 6, dan 8 Agustus, serta edisi Hari Ulang Tahun Republik Indonesia pada tanggal 17 hingga 20 Agustus mendatang.

Dengan adanya lonjakan kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara ke Monas, diharapkan bahwa keindahan dan nilai sejarah Monumen Nasional akan terus memikat pengunjung dari dalam dan luar negeri. Monas tetap menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi warisan budaya dan memahami perjalanan sejarah Indonesia. (des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *