Keunikan dan Keindahan Burung Beo Nias: Kekayaan Flora dan Fauna Sumatra Utara

Burung Beo
ilustrasi

Medan – Sumatra Utara atau Sumut terkenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa. Namun, provinsi ini tak hanya memiliki pemandangan alam yang memukau, tetapi juga flora dan fauna yang khas.

Salah satu hewan yang menarik perhatian di Sumut adalah burung Beo Nias, sebuah burung endemik khas Sumatra Utara. Burung Beo Nias memiliki keunikan yang tak kalah menarik dengan burung beo lainnya.

Biasanya, burung ini dapat ditemukan terutama di Pulau Nias dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Burung Beo Nias memiliki kemampuan luar biasa dalam menirukan ucapan manusia, hal ini merupakan suatu hal yang mengagumkan.

Keunikan lainnya terletak pada warna tubuhnya yang eksotis dan cantik. Warna dominan tubuh burung Beo Nias adalah hitam pekat, namun, pada ujung sayapnya terdapat bulu putih yang menambah pesona estetikanya. Pembeda utamanya dengan jenis burung beo lainnya adalah cuping telinga yang menyatu di belakang kepala, berbentuk gelambir, dan berwarna kuning mencolok. Di sisi kepalanya, terdapat sepasang pial kuning yang menambah daya tariknya. Mata burung ini memiliki iris coklat gelap, sedangkan paruhnya yang besar dan runcing berwarna kuning oranye.

Baca Juga  Panglima TNI Pimpin Sertijab Jabatan Penting TNI

Habitat alami burung Beo Nias terutama berada di Pulau Nias dan pulau-pulau sekitarnya seperti Pulau Babi, Pulau Simo, Pulau Tuangku, dan Pulau Bengkaru. Burung ini hidup secara berkelompok atau berpasangan dan membuat sarang di batang pohon tinggi dengan melubanginya.

Baca Juga  Tergiur Ponsel Murah di Medsos, Perempuan di Palembang Tertipu Rp5 Juta

Selain keindahannya, burung Beo Nias juga menarik perhatian karena merupakan burung endemik yang dapat dijumpai di daratan rendah maupun perbukitan. Makanan utamanya adalah buah dan nektar, tetapi kadang-kadang juga memakan serangga dan binatang kecil lainnya.

Dengan keunikan ciri fisik dan kehidupannya yang menarik, burung Beo Nias menjadi salah satu daya tarik dalam ekowisata Sumatra Utara. Kelestarian spesies ini perlu dijaga dan dilindungi agar tetap menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sumut dan sebagai warisan alam yang tak ternilai harganya.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *