Jarak dan Durasi Perjalanan Menuju ke Bulan

Bumi dan Bulan
Bumi dan Bulan

Jakarta – Bulan, sebagai satu-satunya satelit alami yang dimiliki oleh Bumi, menawarkan pemandangan yang memukau di langit malam sebagai objek paling terang. Meskipun gambar Bumi dan Bulan seringkali menampilkan kedua objek ini tampak sangat dekat, faktanya jarak antara keduanya sungguh jauh.

Menurut laporan dari NASA, jarak antara Bumi dan Bulan sebenarnya sangat jauh. Secara rata-rata, Bulan berjarak sekitar 384.400 km dari Bumi. Penting untuk dicatat bahwa ini adalah jarak rata-rata, mengingat orbit Bulan bukanlah sebuah lingkaran sempurna.

Saat Bulan berada pada titik terdekatnya dengan Bumi, jaraknya mencapai sekitar 363.300 km. Sementara saat berada pada titik terjauhnya, jarak Bulan dapat mencapai sekitar 405.500 km.

Baca Juga  Bupati Tanahdatar Ajak Masyarakat Sikapi Pilwana 2023 dengan Bijaksana

Lantas, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai Bulan? Meskipun sulit untuk memberikan perkiraan yang tepat, menurut BBC Science Focus Magazine, perjalanan dari Bumi ke Bulan seharusnya memakan waktu lebih dari tiga hari.

Banyak faktor yang harus dipertimbangkan dalam menghitung durasi perjalanan menuju Bulan, seperti perubahan jarak antara Bumi dan Bulan, rute peluncuran, apakah pesawat tersebut berawak atau tidak, pilihan sistem propulsi, serta apakah tujuan akhirnya adalah mendarat, mengorbit, atau hanya melintasi Bulan.

Selama program Apollo NASA, misi tercepat menuju Bulan adalah Apollo 8, yang membutuhkan waktu 69 jam 8 menit untuk mencapai orbit Bulan.

Sementara itu, misi terakhir pendaratan manusia di Bulan, Apollo 17, membutuhkan waktu 86 jam 14 menit untuk mencapai Bulan. Bahkan lebih lama lagi, pada misi Artemis 1 yang merupakan pesawat tanpa awak, diperlukan waktu lima hari pada tahun 2022 untuk mencapai orbit Bulan.

Baca Juga  Firdaus Abie Motivasi Guru dan PegawaiMenggerakkan Literasi di SMPN 1 Padang

Dengan jarak yang begitu jauh dan waktu yang relatif lama, perjalanan menuju Bulan tetap menjadi pencapaian luar biasa dalam eksplorasi ruang angkasa. Melalui penelitian dan pengembangan lebih lanjut, diharapkan kita dapat terus memperluas pengetahuan dan kemampuan manusia dalam menjelajahi dunia luar yang penuh misteri.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *