KPK Dalami Kasus Pencucian Uang Gubernur Malut Senilai Rp100 Miliar

KPK
Gubenur Malut, Abdul Gani Kasuba.

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan oleh Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Gani Kasuba. Kasuba diduga terlibat dalam kasus pencucian uang senilai lebih dari Rp100 miliar.

Saat ini, Kasuba telah menjadi tersangka suap terkait proyek infrastruktur di Malut.

“Melalui rangkaian investigasi dan interogasi oleh Tim Penyidik, terkumpul cukup bukti untuk menuduh AGK terlibat dalam pencucian uang sebagai Gubernur Maluku Utara,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, pada Rabu (8/5/2024).

Baca Juga  Serangan Energi Matahari, Badai Geomagnetik Menghantam Bumi dengan Kekuatan Penuh

Ali menjelaskan bahwa KPK telah mengumpulkan bukti awal yang cukup untuk menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Menurut Ali, Kasuba diduga membeli beberapa aset dan menyembunyikan kepemilikannya dengan mengatasnamakan pihak lain, dengan total dugaan mencapai ratusan miliar rupiah.

“Bukti awal dugaan pencucian uang tersebut berupa pembelian aset-aset bernilai tinggi dan pengalihan kepemilikan atas nama pihak lain dengan nilai awal diperkirakan lebih dari Rp100 miliar,” ujarnya.

Ali juga menyebut bahwa Tim Penyidik telah memeriksa sejumlah saksi dan menyita beberapa aset bernilai tinggi sebagai bagian dari upaya untuk memenuhi unsur-unsur pasal pencucian uang yang dituduhkan.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *