Kebocoran Tanggul Sungai Jratun Seluna, Demak, Puluh Ribuan Warga Mengungsi

Tanggul
Tanggul jebol, 88 desa di Demak kebanjiran

Demak Tanggul Sungai Irigasi Jratun Seluna, di Dukuh Tugu, Desa Ngemplik Wetan, Kecamatan Karanganyar, kembali mengalami kebocoran pada Minggu, 17 Maret 2024, sore.

Kebocoran tambahan pada tanggul tersebut telah memperparah situasi banjir, memaksa puluhan ribu warga untuk mengungsi. Tidak kurang dari 88 desa dilaporkan terendam banjir sebagai akibat dari kejadian ini.

Dalam rekaman video yang diambil saat kejadian, terlihat bagaimana air sungai menerjang tanggul di RT 01 RW 01 pada Minggu sore. Air deras tersebut menyerbu rumah-rumah warga yang berada dekat dengan tanggul.

Baca Juga  Tradisi Ziarah Kubur Menuju Ramadan, Antara Penghormatan dan Hukum Islam

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian ini. Hal ini dikarenakan warga sekitar telah meninggalkan rumah mereka dan mengungsi setelah tanggul Sungai Wulan jebol pada Minggu dini hari sebelumnya.

Di tempat lain, ratusan pengungsi telah berkumpul di SPBU Desa Wonoketingal, yang terletak sekitar 5 kilometer dari wilayah banjir.

“Kami hanya memiliki perlengkapan terbatas, dan belum menerima bantuan pakaian atau logistik lainnya,” ungkap salah satu pengungsi, Basuri.

Pemerintah Kabupaten Demak saat ini tengah berusaha keras untuk menangani dampak banjir yang terjadi untuk kedua kalinya di tahun 2024 ini.

Baca Juga  Bantuan Beras Tiba di Kota Padang: 40.566 Ton untuk Warga yang Membutuhkan

Hingga malam Minggu, banjir telah merendam 88 desa di 11 kecamatan di Kabupaten Demak.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *