Muba  

Diduga Curi Pupuk, BS Diamankan Polisi

Muba, fajarharapan.id – Memanfaatkan sang istri sebagai pemegang kunci gudang pada PT. Sentosa Kurnia Bahagia (SKB), BS (22) warga Megang Sakti Musi Rawas, dapat dengan leluasa mengambil pupuk di gudang tanpa sepengetahuan atau seizin perusahaan.

Peristiwa tersebut diketahui bermula pada hari Selasa (31/10/2023) sekira pukul 04.00 Wib di gudang Sungai Rukam APL 1 PT. SKB, Desa Sako Suban Kecamatan Batanghari Leko, Muba Scurity perusahaan melakukan patroli dan menemukan ada ceceran pupuk di sekitar gudang, namun gudang dalam keadaan terkunci, tidak ditemukan bekas pengerusakan ditempat kejadian.

Yang kemudian gudang dibuka setelah kuncinya diambil dari Dora selaku pemegang kunci dan juga istri dari terduga pelaku, hasilnya ditemukan ada 22 sak pupuk NPK merk pelangi yang hilang.

Baca Juga  Kapolres Muba Resmikan Pospol Dawas

Kapolres Muba AKBP Imam Safii S,I,K. M.Si melalui Plt. Kasat Reskrim Iptu Dedy Kurniawan SH.MH., saat dikonfirmasi awak media, Kamis (2/11/2023) menjelaskan bahwa terduga pelaku dari peristiwa tersebut atas nama BS (22) sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah dilakukan penangkapan.

Dalam melakukan aksinya tersangka bersama kawan-kawannya tiga orang yang belum tertangkap dengan cara membuka pintu gudang yang kuncinya diambil ditempat istrinya menyembunyikan kunci tersebut tanpa sepengetahuan istrinya selaku pemegang kunci gudang, lalu mengambil pupuk yang ada didalam gudang hingga mencapai 22 sak, yang kemudian pupuk tersebut dijual kepada pihak lain.

Akibat kejadian tersebut pihak PT SKB mengalami kerugian Rp.20 juta.

Baca Juga  Pj Bupati dan Kapolres Muba Susuri Hutan, Ziarah Hingga Buatkan Sumur Bor Warga Pelosok

Terduga tersangka ditahan di Polres Muba, dengan pasal yang disangkakan adalah pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara, sementara untuk pelaku yang belum tertangkap sudah kami masukan kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO) tambahnya.(Rusdian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *