Kotim  

Pemkab Kotim Salurkan Beras 2,5 Ton untuk Korban Banjir

Sampit, fajarharapan.id – Pemerintah Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menyalurkan bantuan 2.500 kg beras untuk korban banjir di Desa Bagendang Tengah, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Jumat (24/5/2024).

Bantuan beras sebanyak 2.500 kg itu untuk penduduk yang terdampak banjir di Desa Bagendang Tengah. Hal itu sebagai ujud kepedulian pemerintah Kotim terhadap warga yang terdampak banjir.

Bupati yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kotawaringin Timur (Kotim), Rihel menyebutkan, Pemkab Kotim menyadari bantuan yang diserahkan ini tidak dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan warga yang terdampak banjir, namun setidaknya dapat membantu dan meringankan beban warga.

Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Rihel, mewakili Bupati Halikinnor, kepada penduduk yang terdampak banjir di aula Desa Bagendang Tengah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut beberapa pejabat pemerintahan daerah.

Baca Juga  Perbaikan Jalan ke Kawasan Pendidikan Kotim Diapresiasi

Menurut Rihel, pada awal Mei 2024, daerah Kotim dilanda hujan lebat yang mengakibatkan banjir di beberapa desa. “Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk menetapkan status tanggap darurat banjir selama 14 hari,” tambahnya.

Desa Bagendang Tengah menjadi salah satu desa yang terdampak parah, dengan ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa. Sejumlah fasilitas umum dan sosial, seperti puskesmas, terganggu dan sumur-sumur warga banyak terendam.

Dalam rangka mengatasi dampak yang ditimbulkan oleh banjir, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur juga menyediakan stok beras cadangan pangan sebesar 42.499 kilogram. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Baca Juga  Pemkab Kotim Galang Kesadaran Perlindungan Anak dalam Peringatan HAN 2023

Camat Mentaya Hilir Utara, Muslih, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada warga yang terkena dampak banjir. “Bantuan ini tentunya sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak banjir, untuk kebutuhan memenuhi pokok dalam beberapa waktu ke depan,” ujarnya. (audy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *