Kotim  

Pemkab Kotim Cari Peluang Baru Perdagangan Karbon untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

Sampit, fajarharapan.id – Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melihat potensi baru dalam meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor perkebunan.

Perdagangan karbon, atau dikenal sebagai carbon trading, menjadi fokus perhatian. Sumber daya alam yang melimpah dari sektor perkebunan di Kotim menjadi alasan kuat mengapa sektor ini dianggap memiliki potensi besar.

Bupati Kotim, H.Halikinnor, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima informasi mengenai kebun sawit yang dapat dimanfaatkan untuk penjualan karbon. Sebagai langkah awal, ia berencana untuk bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan sawit di Kotim dalam memanfaatkan peluang ini.

“Kami sedang merencanakan pembentukan perusahaan daerah untuk kerjasama dalam penjualan karbon. Saat ini, kami sedang menyusun rencana tersebut bersama konsultan,” ungkapnya kemarin.

Baca Juga  Pemkab Kotim Ajak Warga Jauhi Narkoba

Kotim merupakan daerah yang menjadi basis utama bagi industri kelapa sawit. Kabupaten ini terkenal sebagai daerah dengan kebun kelapa sawit terluas di Indonesia, mencapai 566.000 hektare, di mana 23 persennya dikelola secara swadaya oleh masyarakat.

Dalam rangka memanfaatkan potensi ini, Halikinnor berencana untuk bertemu dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) di Jakarta. Pertemuan tersebut akan membahas rencana kerjasama yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan daerah.

“Pada bulan Juni, saya akan bertemu dengan Gapki di Jakarta. Kami akan menyiapkan peraturan bupati dan mengajak perkebunan kelapa sawit untuk berpartisipasi dalam program ini,” tegasnya.(audy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *