Pemko Pariaman Giat Dampingi KWT Desa dan Kelurahan Wujudkan Ketahanan Pangan Keluarga

Kota Pariaman – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) giat lakukan pendampingan kepada sejumlah Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa dan Kelurahan dengan memanfaatkan lahan kosong dan pekarangan sekitar rumah.

Gerakan pendampingan ini dilakukan kepada KWT dalam rangka memenuhi dan mewujudkan ketahanan pangan keluarga yang hemat dan praktis. Juga, sekaligus mengantisipasi akan terjadi kemacetan kebutuhan pangan dapur yang di datangkan dari Padang Panjang selama ini, lantaran terputusnya jalan di Lembah Anai karena musibah bencana alam.

Hal itu dikatakan Kepala Pelaksana Tugas (Plt) Distangakan Kota Pariaman Zainal, S.Pi, M.Si ketika menjawab pertanyaan awak media fajarharapan.id di Pariaman, Jum’at (17/5/2024), sehubungan adanya giat pendampingan dari DPPP bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) kepada KWT dalam Kota Pariaman.

Disamping itu, sebut Zainal, dalam rangka memenuhi dan mewujudkan ketahanan pangan keluarga dan masyarakat di Desa masing-masing. Sekaligus, memanfaatkan lahan kosong yang terdapat di sekitaran rumah kediaman penduduk setempat.

Baca Juga  Hebat ..! Kota Pariaman Terapkan Mulok Bahasa dan Sastra Minangkabau ; K3S Kecamatan Harau 50 Kota Studi Tiru

Ia menambahkan, gerakan ketahanan pangan keluarga kepada KWT ini, kita dapat dukungan dan direspon positif dari Pimpinan Daerah. Ini suatu program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat tentang kebutuhan dapur keluarga.

“Sehingga kebutuhan harian dapur dari setiap keluarga anggota KWT, bisa terpenuhi dengan sendirinya. Hanya di petik di lingkungan rumah saja nantinya. Seperti cabe, bawang merah, bawang prei, kunyit, lengkuas, jahe, serai, terong dan sejenis lainnya. Itupun tidak ribet “bana” lagi untuk pergi membeli ke Pasar. Kecuali, garam yang tidak bisa di produksi rumah tangga” terang Zainal.

Dia mengakui, kita telah melakukan monitoring sekaligus memberikan motivasi di lapangan sejak beberapa hari ini. Terutama setelah mendatangi KWT WS di Desa Sikapak Timur dan KWT Srikandi di Desa Sungai Pasak.

Baca Juga  Asisten II Pemko Pariaman Elfis Candra ; Kita Ingin Hidup Sehat Berantas Kejahatan Narkoba

Kedatangan kita, sambung Zainal, mereka menyambut dengan gembira dan bersemangat untuk mengelola kebutuhan pangan dapur yang murah dan praktis dalam pekerjaannya. Karena, kita sampaikan teknis bagaimana membuat bedeng yang baik, juga bagaimana mengisikan benih kedalam polibag.

“Kita sangat berterima kasih dan mengapresiasi atas kerja keras yang dilakukan rekan PPL dari Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) DPPP” ucap Zainal.(saco).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *