Ketua DPRD Kota Pariaman ; Eks KRI Teluk Bone 511 Didatangkan Rencana Sebagai Destinasi Wisata Museum Bahari 

Oplus_0

Kota Pariaman – Bekas Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Bone 511 yang dibawa dari Surabaya itu direncanakan sebagai Museum Bahari. Kini, tersandar berlabuh, akibat hempasan gelombang laut ke tepi pantai kawasan Talao Pauh Water Front City, Pauh, Kota Pariaman, pada hari Minggu lalu.

Untuk itu, sebagai upaya penyelamatan asset, Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman telah mendatangkan 2 (dua) buah alat berat escavator untuk memulai bekerja, Jum’at (5/4/2024).

Ketua DPRD Kota Pariaman, Harpen Agus Bulyandi yang dihubungi TMC Dinas Kominfo Pariaman menanggapi dengan menceritakan Eks KRI Teluk Bone 511 ini merupakan hibah dari Kementerian Pertahanan RI.

Kapal tersebut di datangkan, kata Andy Cover begitu panggilan akrabnya, bertujuan sebagai destinasi wisata baru. Dan, sekaligus peningkatan kunjungan wisatawan ke Kota Pariaman.

Baca Juga  Pemko Pariaman Peringati Hari Bela Negara ke-75 dan Hari Ibu ke-95 Tahun 2023

“Kegiatan yang kita lakukan hari ini, dan telah beroperasi alat berada di lokasi membuat kanal, ini salah satu upaya penyelamatan aset. Juga, bagaimana aset ini dapat bermanfaat kedepannya” jelas Andy Cover.

Dia mengakui, kita bersama seluruh stakeholder dan Forkopimda Kota Pariaman, teleh bersepakat untuk menyelamatkan aset Eks KRI teluk Bone 511.

“Kami berharap agar Pemko Pariaman dapat menjadikan kapal ini sebagai Museum Bahari sebagaimana rencana awal. Ini tentunya, maka perlu kita duduk secara bersama-sama untuk mewujudkan hal tersebut,” terangnya mengakhiri.

Diketahui, sebelumnya eks KRI Teluk Bone 511 yang dibawa dari Surabaya ini bersauh di tengah – tengah laut berjarak sekitar 0,621 mil laut dari bibir Pantai. Pada posisi kawasan dekat mulut Muaro, Pantai Gandoriah dengan kawasan Talao Park Front Water, Pauh.(mc/ssc).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *