Dukung Ketahanan Pangan ; Desa Kampung Baru Pariaman Tengah Resmikan Kolam Ikan Bioflok 

Kota Pariaman – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan tingkat desa, Pemerintah Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman meresmikan kolam ikan nila bioflok.

Kolam ikan bioflok yang menggunakan dana desa Tahun 2023, diresmikan Pj.Walikota Pariaman yang diwakili Camat Pariaman Tengah Kota Pariaman, Febriady Hariko di Lapangan BLK Desa Kampung Baru Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sabtu (16/12/2023).

Dalam sambutannya, Febriady mengapresiasi Pemerintahan Desa Kampung Baru yang telah memanfaatkan alokasi penggunaan dana desa dalam rangka mensukseskan program ketahanan pangan dan berharap dapat berkelanjutan.

Kata Camat Febriady, kegiatan budidaya ikan nila dengan sistem bioflok ini, termasuk budidaya yang ramah lingkungan. Juga dapat memanfaatkan lahan terbatas serta penggunaan sumber daya air yang efisien.

“Hal ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat, dan akan menjadi contoh bagi desa dan kelurahan lainnya, “ ungkapnya.

Baca Juga  Pj Bupati Kapuas Ikut Panen Semangka di Desa Pulau Kaladan

Sementara itu, Kepala Desa Kampung Baru, Rasyid mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kedua kalinya dilakukan Pemerintah Desa Kampung Baru.

Pada tahun sebelumnya, sebut Rasyid, Desa Kampung Baru juga melaksanakan program ketahanan pangan berupa pembuatan hidroponik dan 14 Kolam ikan terpal sistem manual.

“Pada tahun 2023 ini, dengan anggaran lebih kurang Rp 200 juta, kita membangun kolam ikan bioflok sebanyak 5 kolam sekaligus dengan bibit ikan nila” tutur Rasyid.

Namun alat yang kita pergunakan saat ini, sambungnya, mampu mengoperasikan sampai 10 kolam ikan. Tahun depan apabila ada anggarannya, kolam ikan akan kita tambah sehingga lebih banyak akan lebik baik.

Baca Juga  Genius Umar Bahas Smart City Dengan ITU-T di Jenewa Swiss

Menurut Rasyid, Bioflok adalah salah satu teknologi budidaya ikan. Yakni suatu teknik budidaya melalui rekayasa lingkungan yang mengandalkan pasokan oksigen. Dalam hal ini, pemanfaatan mikroorganisme yang secara langsung dapat meningkatkan nilai kecernaan pakan.

“Semoga saja dengan memperggunakan teknik ini, mampu menggenjot produktivitas panen yang lebih tinggi. Sehingga akan meningkatkan pendapatan bagi Desa Kampung Baru, Pariaman Tengah, “ ujarnya mengakhiri.(ssc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *