Kominfo Kota Pariaman Implementasikan Klinik GCIO Online Kepada Seluruh Perangkat Daerah

Kota Pariaman – Dinas Kominfo Kota Pariaman adakan implementasi Klinik Goverment Chief Information Officer (GCIO) Online kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman bertempat di ruang rapat Bappeda, Kamis (30/11/23 ).

“Kegiatan ini untuk memastikan bahwa seluruh OPD/Kantor/Badan/Camat di lingkungan pemerintah Kota Pariaman menggunakan aplikasi klinik GCIO Online di dalam pengajuan pengembangan TIK. Hal ini sesuai dengan aturan yang tertuang dalam Permenkominfo nomor 8 Tahun 2019 “, Ungkap Kepala Dinas Kominfo, Noviardi.

Lebih lanjut ia menyampaikan, Kominfo yang ditunjuk Walikota Pariaman sebagai GCIO daerah harus melakukan koordinasi dengan seluruh perangkat daerah agar pengembangan TIK menjadi lebih terpadu dan terencana dengan baik guna mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)

“Dengan mempergunakan aplikasi klinik GCIO online ini, akan memudahkan seluruh OPD melakukan koordinasi dan konsultasi dengan GCIO Daerah di dalam pengembangan TIK. Sehingga sebagaimana diharapkan Permenkominfo pada pasal 64 ayat 3 yang menerangkan bahwa setiap pengembangan TIK harus mendapat persetujuan dari GCIO daerah dapat terwujud”, jelas Noviardi.

Baca Juga  PAD Kota Pariaman Meningkat Pada Sektor Pariwisata Tahun 2023

Ia juga menyebut, kegiatan ini diikuti seluruh OPD dengan menugaskan stafnya yang akan bertugas di dalam pengajuan surat rekomendasi kepada GCIO daerah.

Sedangkan Kepala Bidang Layanan E-Gov, Eka Putra Pernanda menjelaskan, setiap peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik. Dan, juga telah melakukan uji coba terhadap aplikasi ini dengan lancar.

“Tidak ada kendala yang dihadapi peserta bimbingan teknis, semua bisa mengoperasionalkan dengan mudah, karena memang aplikasi ini kami desain dengan konsep user friendly”, ujarnya.

Ia juga menjelaskan dengan telah diimplentasikannya aplikasi ini kedepan, tentunya akan terwujudnya pengembangan TIK yang terintegrasi dan terpadu.

Baca Juga  Kemendagri Apresiasi Kinerja Pj Wali Kota Pariaman

“Artinya, tidak akan ada lagi pembelian sarana TIK tidak sesuai dengan kebutuhan, pengembangan aplikasi yang mubazir dan lain sebagainya” tutupnya. (mc/ssc).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *