Pemko Pariaman Gelar Monev Rekonsiliasi Kepesertaan PBPU dan BP PBI BPJS Kesehatan

Kota Pariaman – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman menggelar Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta Rekonsiliasi Kepesertaan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP), Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS yang didaftarkan ke Pemerintah Kota Pariaman Tahun 2023, bertempat di Aula Balaikota Pariaman, Rabu (22/11/2023).

Acara Monev dan Rekonsiliasi dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pariaman, Yota Balad ini digelar Dinas Kesehatan Kota Pariaman yang dihadiri Kabid Yankes, Hendri Putra, Kepala Dinas Sosial, M. Roem, Dinas Catatan Sipil (Capil), Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pariaman Riko Hariono Saputra, dan seluruh Kepala Desa/Lurah beserta perangkat se Kota Pariaman, serta undangan.

“Kota Pariaman telah mencapai Universal Health Coverage (UHC). Dan, kepesertaan BPJS Kesehatan kita telah mencapai 99,6 persen. Itupun, kita terus meningkatkan untuk mencapai 100 persen,” tukas Yota Balad.

Baca Juga  Pemko Pariaman Raih Terbaik Pertama Nasional Pemanfaatan Mail Multidomain Kemkominfo RI Tahun 2023

Dia menjelaskan, PBI BPJS, adalah peserta Jaminan Kesehatan bagi fakir miskin dan orang tidak mampu sebagaimana diamanatkan UU Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Iyurannya dibayari Pemerintah sebagai peserta program Jaminan Kesehatan, baik pemerintah daerah, provinsi maupun pusat.

“Karena itu, maka perlunya data yang akurat bagi Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) ini agar tepat sasaran dan berkelanjutan. Sebab itu, perlunya untuk terus dilakukan pemuktahiran data peserta,” tutupya.

Sementara itu, Kabid Pelayanan dan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kota Pariaman, dr. Hendri Putra, M. KM mengatakan Monev dan Rekonsiliasi ini dilakukan setiap 6 bulan sekali.

Ia menyebut, kegiatan Monev bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kekeliruan data peserta PBPU dan BP, yang didaftarkan pemerintah daerah. Dan, memastikan data tersebut sudah sesuai dari segi jumlah peserta maupun iuran, sehingga tidak ada kekeliruan dalam pembayaran.

Baca Juga  Walikota Genius Umar Laporkan SPT Secara Online

“Saat ini Pemko Pariaman melalui Dinas Kesehatan juga telah menganggarkan sebanyak 600 orang tambahan untuk PBI bagi BPPU dan BP warga Kota Pariaman. Dalam hal ini, disediakan di APBD Kota Pariaman, baik untuk sisa tahun ini dan tahun depan,” terangnya. (mc/ssc).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *