Pemerintah Kota Pariaman Bantah Isu Penjabat Wali Kota ‘Minggat’ dari Rumah Dinas

Wali Kota
Pj Wali Kota Pariaman, Roberia usai dilantik oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi beberapa waktu lalu.

Pariaman – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman dengan tegas membantah berita yang mencuat terkait Penjabat (Pj) Wali Kota Pariaman, Roberia, yang dikabarkan ‘minggat’ dari rumah dinas pada Sabtu malam (28/10/2023), yang kemudian menjadi sorotan beberapa media massa dan platform sosial.

“Asisten 1 Sekretariat Daerah (Setda) Kota Pariaman, Yaminu Rizal, menjelaskan, “Ia berangkat ke rumah orang tuanya dan keesokan harinya berangkat ke Jakarta untuk rapat koordinasi.”

Yaminu menambahkan bahwa Pj Wali Kota Pariaman merasa kesal terkait dengan permasalahan administrasi dan aset rumah dinas yang belum selesai ditangani. “Jauh sebelum meninggalkan rumah dinas, Roberia telah meminta Sekda untuk menyelesaikan administrasi dan permasalahan terkait aset di rumah dinas. Namun, hingga batas waktu yang telah ditentukan, permintaan tersebut belum terselesaikan,” ujarnya.

Baca Juga  Resmi! Andree Harmadi Algamar Jadi Penjabat Wali Kota Padang

Menurutnya, kelalaian tersebut disebabkan oleh kesalahan pegawai di bidang tersebut yang seharusnya bisa diselesaikan dalam waktu dua jam. Namun, karena kelalaian ini, muncul isu konspirasi di lingkungan Pemko Pariaman yang sedang menjadi perbincangan di masyarakat terkait kepergian Pj Wali Kota Pariaman.

Yaminu dengan tegas membantah adanya isu konspirasi yang beredar di tengah masyarakat setempat. Ia juga memastikan bahwa Pj Wali Kota Pariaman, Roberia, akan menghuni rumah dinas yang menjadi milik pemerintah setempat, meskipun ia tidak bisa memastikan rumah dinas mana yang akan ditempati.

“Roberia akan menempati rumah dinas setelah administrasi selesai karena fasilitas ini adalah simbol kepala daerah yang harus digunakan sebagai Pj Wali Kota Pariaman,” tambahnya.

Baca Juga  Penjabat Wali Kota Padang Akan Segera Ditunjuk

Yaminu menegaskan bahwa persoalan administrasi di rumah dinas saat ini telah diselesaikan, dan mereka akan menunggu keputusan Pj Wali Kota terkait penghunian rumah dinas tersebut. Selain itu, pihaknya berkomitmen untuk memperbaiki kinerja jajaran mereka agar peristiwa serupa tidak terulang di masa depan.(dj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *