Siap Amankan Pemilu 2024 ; Polres Pariaman Gelar Simulasi Sispamkota

Kota Pariaman – Polres Pariaman menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilu 2024 di Kawasan Youth Center Pariaman, Desa Rawang, Kecamatan Pariaman Tengah, Jumat (13/10/2023).

Kegiatan simulasi tersebut merupakan kolaborasi bersama antara TNI, Polri, Pemkot, KPU dan Bawaslu untuk menciptakan suasana kesiapsiagaan Pemilu 2024.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat, termasuk Pj Wali Kota Pariaman, Roberia, Kapolres Pariaman, AKBP Abdul Azis, Sekdako Yota Balad, perwakilan Dandim 0308 Pariaman, dan Kepala Lapas Kelas II B Pariaman, Efendi.

Dalam sambutannya, Pj Wali Kota Pariaman, Roberia menekankan, pentingnya simulasi ini sebagai bukti komitmen negara dalam menjamin keamanan Pemilu 2024, khususnya di Kota Pariaman.

“Apa yang kita simulasikan hari ini adalah situasi ril yang ada di lapangan. Hal demikian, simulasi ini sebagai upaya antisipasi dalam mencegah kemungkinan masalah yang terjadi pada saat Pemilu nanti” ujarnya.

Baca Juga  BPJS Kesehatan Dukung Kelancaran Pemilu 2024, Petugas KPPS Akan Diberikan Perlindungan Kesehatan

Roberia menyampaikan apresiasi kepada gabungan TNI, Polri, Pemko, KPU dan Bawaslu atas terselenggaranya simulasi Sispamkota ini. Terima kasih untuk totalitas menghayati tugas dan perannya masing-masing dalam persiapan pengamanan Pemilu 2024 mendatang.

Kapolres Pariaman, AKBP Abdul Azis menjelaskan, simulasi Sispamkota dilakukan dengan tujuan mempersiapkan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi saat pengamanan Pemilihan Umum 2024.

“Simulasi ini menjadi gambaran apa saja kemungkinan yang terjadi selama pelaksanaan Pemilu 2024, sampai dengan situasi yang terburuk pun kami persiapkan dan antisipasi. Sejauh ini, Kota Pariaman dalam kondisi aman dan kondusif. Tapi kita tetap harus mempersiapkan diri dengan segala kemungkinannya” jelasnya.

Dari perspektif kamtibmas, kata dia, peningkatan intensitas kegiatan politik ini dapat menciptakan potensi kerawanan. Juga akan dapat mengganggu persatuan dan memicu penyebaran hoaks serta ujaran kebencian yang berpotensi menimbulkan konflik sosial.

Baca Juga  Pimpin Upacara Pergeseran Pasukan Pengamanan Pemilu 2024, Kapolres Pasaman; Kita Harus Netral

“Pemilu tahun 2024 memiliki kompleksitas dan karakteristik unik. Karena, untuk pertama kalinya, pemilu dan pemilihan kepala daerah diadakan serentak pada tahun yang sama,” tutur Abdul Azis.(mc/ssc).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *