Kota Pariaman Raih Penghargaan Lencana Bakti Desa Pertama Dalam Percepatan Pembangunan Desa

Kota Pariaman – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman melalui Dinas Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa (DPMD), raih Penghargaan Lencana Bakti Desa Pertama dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia.

Penghargaan Lencana Bakti Desa Pertama ini diberikan atas komitmen dan kerja keras Pemko Pariaman dalam mendorong percepatan pembangunan desa yang ada di daerahnya.

Penghargaan itu diberikan Menteri Desa PDTT RI, Abdul Halim Iskandar, kepada Kepala DPMD Kota Pariaman, Yalviendri, dalam kegiatan Forum Sinergitas Kebijakan dan implementasi Pembangunan serta Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di Hotel Bidakara, Menteng Jakarta, Selasa (10/10/2023).

“Penghargaan Lencana Bakti Desa Pertama merupakan bentuk apresiasi kepada para Bupati yang telah mencapai status Desa Mandiri, Desa Maju, dan Desa Berkembang. Itu dari hasil pemutakhiran perkembangan status Desa dengan Indeks Tahun 2022,” ujar Menteri Abdul Halim Iskandar.

Gus Menteri mengungkapkan penghargaan ini diserahkan sebagai apresiasi atas kerja keras dan komitmen dari daerah, dalam mendorong percepatan pembangunan desa. Sehingga seluruh desa yang ada di Kota Pariaman, mencapai status berkembang, maju dan mandiri.

Baca Juga  Genius Umar; Rumah Ibadah Perkuat Silaturrahmi Warga Ranah dan Rantau

“Kami berharap, dengan adanya penghargaan ini, kiranya dapat menjadi semangat bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi, merancang program pembangunan dalam membangun desa yang mandiri dan berkembang,” tukasnya.

Abdul Halim Iskandar mengatakan, jumlah desa maju dan mandiri di Indonesia selalu mengalami peningkatan sejak 2014-2023. Dan, ada yang beranggapan pencapaian pada tingkat desa mandiri, berarti pembangunan sudah selesai. Namun pada hakekatnya, desa mandiri memiliki tantangan yang lebih besar dan komplek.

“Desa tertinggal dan berkembang fokus pada infrastruktur, dan mudah ditingkatkan kalau ada anggaran. Sedangkan desa mandiri, fokus pada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan sumberdaya manusia (SDM),” tutupnya.

Sementara itu, Kadis DPMD Kota Pariaman, Yalviendri merasa bersyukur atas penghargaan dan Lencana Bakti Desa yang diberikan Kemendes PDTT RI. Tentunya dengan penghargaan ini, akan melecut semangat dari desa yang ada di Kota Pariaman agar lebih baik lagi kedepannya.

Baca Juga  HUT Kota Pariaman ke - 22, Roberia ; Kita Harus Perbaiki Mentalitas Rancak

“Penghargaan ini bisa jadi pemicu dan pemacu semangat dalam menata desa-desa di Kota Pariaman, sehingga lebih maju dan mandiri,” ujar dia.

Setiap tahun, kata Yalviendri, status peringkat desa di Kota Pariaman mengalami peningkatan. Dan pada tahun ini, Kota Pariaman telah memiliki 40 Desa Maju dan 15 Desa Mandiri. Kedepannya, diharapkan desa mandiri kita akan selalu meningkat. (ssc).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *