Kembali, Lima Pemuda Kota Pariaman Ikuti Pelatihan di BBPVP Medan

Kota Pariaman – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, kembali mengirimkan 5 orang pemuda pemudi warga Kota Pariaman, untuk mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Boarding di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan. Kelima orang pemuda Kota Pariaman itu dilepas secara resmi bertempat di Pendopo Rumah Dinas Walikota, Rabu (4/10/2023).

“Baru dua pekan yang lalu, kita juga melepas 7 (tujuh) orang untuk mengikuti pelatihan di BBPVP Medan yang berada dibawah Kementerian Tenaga Kerja RI itu. Dan pada hari ini, kembali kita mengirim 5 (lima) orang untuk dilatih kesana. Nantinya, mereka akan menjadi tenaga kerja siap pakai dengan mempunyai sertifikasi”, ungkap Genius Umar.

Ia menjelaskan tujuan Pemko Pariaman mengirim para pemuda dan pemudi ini untuk mengikuti pelatihan, merupakan salah satu target Pemko Pariaman agar meningkatkan ekonomi masyarakat Kota Pariaman.

Baca Juga  Dua Pemuda Tenaga Kerja Asal Kota Pariaman Siap Berangkat ke Korea Selatan

“Karena dengan mengikuti pelatihan itu, mereka akan memiliki ilmu khusus. Sehingga mereka bisa bergabung di dunia usaha dan industri nantinya” ucap Wako Genius Umar.

Menurut dia, Pemko Pariaman melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) selama ini, telah banyak mengirimkan warga Kota Pariaman untuk mengikuti pelatihan dan kerjasama dengan berbagai industry, baik dalam dan luar negeri.

“Dengan demikian, mereka yang telah dilatih dan mempunyai sertifikasi di bidangnya masing-masing ini, akan dapat langsung bekerja nantinya. Terutama pada perusahaan yang telah MoU dengan Pemko Pariaman” tuturnya.

Baca Juga  Bawaslu Kota Pariaman Deklarasikan Kampung Pengawasan Pemilu Partisipatif di Desa Punggung Ladiang

Genius berpesan kepada kelima peserta pelatihan tersebut agar mempunyai soft skill. Seperti motivasi dan kemampuan komunikasi, agar bisa sukses kedepannya.

“Setelah melaksanakan kursus selama sebulan anak-anak semua, tidak boleh menganggur. Tapi harus bisa bekerja dengan skill yang telah kita punya. Karena, target kita adalah berlatih untuk bekerja dengan membuka usaha serta membuka lowongan kerja untuk yang lainnya. Sehingga bisa mengurangi tingkat pengangguran di kota pariaman”, ulas Genius.

Kelima orang yang mengikuti pelatihan tersebut, terdiri dari 4 (empat) orang mengikuti pelatihan bakery. Dan, 1 (satu) orang wanita mengikuti pelatihan instalasi listrik. Pelatihan yang mereka ikuti itu, sudah sesuai dengan keinginan mereka melalui proses seleksi yang telah dilakukan sebelumya. (ssc).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *