Mardison Mahyuddin Berpidato Terakhir Jelang Habis Masa Jabatan Dalam Rapat Paripurna Stemmotivoring Ranperda APBD-P Kota Pariaman TA 2023

Kota Pariaman – Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin sampaikan pidato terakhir jelang habis masa jabatan priode 2018 – 2023 dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Akhir (stemmotivoring) Fraksi-Fraksi DPRD Kota Pariaman terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah-Perubahan (APBD-P) Kota Pariaman Tahun Anggaran (TA) 2023, di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Kota Pariaman Jum’at sore (29/9/2023).

Rapat Paripurna DPRD Kota Pariaman Stemmotivoring tentang Ranperda APBD-P Kota Pariaman 2023 dipimpin Ketua DPRD Harpen Agus Bulyandi didampingi Wakil Ketua DPRD Efrizal dan Mulyadi serta dihadiri seluruh Anggota DPRD, perwakilan Forkopimda, Asisten I Yaminurizal, Asisten II Elfis Candra, Sekwan Indra Sakti, beberapa Kepala OPD.

Dari 6 Fraksi yang menyampaikan pandangan akhirnya melalui Juru Bicara masing-masing. Yakni Fraksi Gerindra Fitri Nora, Fraksi Golkar Life iswar, Fraksi PPP Azman Tanjung, Fraksi Bulan Bintang Nurani, Romi Novialdi, Fraksi Keadilan Demokrat Aris Munandar, Fraksi Nasdem Jonasri.

Baca Juga  10 Hari Barayo, PAD Kota Pariaman Terkumpul Rp328 Juta

Keenam Fraksi DPRD Kota Pariaman tersebut, pada prinsipnya menyetujui Ranperda APBD-P Kota Pariaman tahun anggaran 2023 untuk dijadikan Perda.

Wakil Walikota Mardison Mahyuddin mengatakan atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, memberikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Pariaman. Kita telah bersama-sama mengikuti rangkaian proses pembahasan Ranperda APBD-P TA 2023. Mulai dari awal sampai ditandatanganinya nota kesepakatan ini.

“Kita semua patut bersyukur, bahwa proses penyusunan dan pembahasan Ranperda APBD-P TA 2023, dapat berjalan dengan cepat dan lancar. Artinya, persepsi dan pemahaman terhadap dokumen perencanaan pembangunan antara Pemko Pariaman dengan DPRD sudah sejalan dan seirama,” tukasnya.

Mantan Ketua DPRD ini yang akan berakhir masa jabatan pada 9 Oktober 2023 nanti, ia mengemukakan, proses penyusunan Ranperda APBD-P ini, telah dilakukan beberapa tahapan.

“Sejak penyampaian nota keuangan hingga pembahasan-pembahasan yang dilakukan Komisi-komisi di DPRD bersama dengan OPD terkait. Begitu juga pembahasan antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), telah melalui mekanisme yang sedemikian rupa dan secara substansial” jelasnya.

Baca Juga  Pengrajin Batu Bata Terima Bantuan Beras Dari Pemko Pariaman

Kata dia, sesuai dengan Pasal 181 Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Bahwa Ranperda APBD P ini, akan disampaikan dengan segera kepada Gubernur Sumatera Barat untuk evaluasi sebelum ditetapkan menjadi Perda APBD-P.

Mardison menyebut, setelah evaluasi dari Gubernur, maka Ranperda ini, ditetapkan menjadi Perda tentang APBD-P Kota Pariaman tahun 2023.

“Kepada seluruh OPD, kami mengharapkan agar segera mempersiapkan pelaksanaan kegiatan. Terutama proyek fisik segera siapkan, dokumen pengadaannya. Sehingga pelaksanaan kegiatan fisik tersebut, bisa secepatnya dimulai untuk menstimulus perekonomian Kota Pariaman,” harapnya. (mc/ssc).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *