Kota Pariaman Terima 5 Penghargaan Puncak Harganas ke-30 Tingkat Sumbar 2023

Kota Pariaman – Puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bertabur penghargaan Program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang diselenggarakan di Hotel Santika, Padang, Sabtu (22/07/23).

Setidaknya, ada 30 kategori penghargaan Harganas yang diserahkan. Di antaranya Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas, Sekolah Siaga Kependudukan Paripurna Tingkat SLTA/Sederajat, Sekolah Siaga Kependudukan Paripurna Tingkat SLTP/Sederajat, Pencapaian Pendampingan menggunakan Elsimil Terbanyak Semester I Tahun 2023, Kelompok BKB Terbaik Kategori Kabupaten, Kelompok BKB Terbaik Kategori Kota, dan lainnya.

Pada Harganas Tingkat Sumbar ini, Kota Pariaman menerima 5 penghargaan sekaligus diantaranya, Juara 1 Pendampingan Elsimil Terbanyak, Juara 2 Pelaksanaan AKS Terbaik, Juara 3 Registrasi Aplikasi Go-Lantang Terbanyak, Juara 3 Pelaksanaan Mini Lokakarya Terbaik dan Juara 3 Jumlah Bapak Asuh Anak Stunting Terbanyak.

Penghargaan tersebut diterima Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin didampingi Ny.Indriati Mardison, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB), Elidawati dan Kepala Bidang (Kabid) Keluarga Berencana (KB), Ika Septia Maulana.

Juara 1 Pendampingan Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil) Terbanyak merupakan kegiatan pendampingan yang dilakukan Tim Pendamping Keluarga (TPK). Yakni berupa pencatatan, pelaporan hasil pemantauan pendampingan sasaran terhadap catin, PUS, ibu hamil, ibu nifas dan baduta 0-24 bulan yang kemudian diinputkan dalam aplikasi Elsimil.

Kemudian, Kota Pariaman juga meraih Juara 2 pelaksanaan Audit Kasus Stunting (AKS) Terbaik merupakan kegiatan identifikasi resiko dan penyebab resiko pada kelompok sasaran berbasis surveilans rutin dan sumber data lainnya yang dilaksanakan di tingkat kab/kota. Kemudian, dilakukan rencana tindaklanjut (RKTL) dari kasus sasaran yang di audit bersama antara TPPS.

Baca Juga  10 Hari Barayo, PAD Kota Pariaman Terkumpul Rp328 Juta

Selanjutnya, Juara 3 Registrasi Aplikasi Go-Lantang Terbanyak (aplikasi Go-Lantang merupakan aplikasi go lansia tangguh yang disiapkan untuk penduduk yang telah lanjut usia agar bisa menjadi lansia yang tanggung. Juga, bisa melakukan konsultasi dengan petugas pendatanya terkait dengan permasalahan lansia itu sendiri serta keluarganya termasuk kesehatan lansia itu sendiri.

Juara 3 Pelaksanaan Mini Lokakarya Terbaik. Ini merupakan kegiatan pertemuan yang dilakukan oleh TPPS Kecamatan dalam rangka mengawal. Dan, mengevaluasi pelaksanaan pendampingan keluarga yang dilakukan TPK terhadap sasaran keluarga resiko stunting yang ada di desa/kelurahan.

Juara 3 Jumlah Bapak Asuh Anak Stunting Terbanyak. Ini bapak asuh anak stunting merupakan salah satu inovasi dari BKKBN untuk percepatan penurunan stunting dengan memberikan asupan gizi tambahan dari bapak asuh. Yakni berupa susu dan telur sesuai dengan standar yang telah ditetapkan Tim Ahli Pakar yang terdiri dari dokter spesialis anak, dokter spesialis kandungan, psikolog dan ahli gizi.

Kegiatan Harganas ke-30 Tahun 2023 Sumbar dengan tema “Menuju Keluarga Bebas Stunting, Untuk Indonesia Maju” ini, juga dihadiri Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Pusat Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiart, Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Fatmawati, Bupati/Walikota se-Sumbar.

Baca Juga  Genius – Mardison dan Forkopimda Ikut Gowes Keliling Kota Pariaman

Bersamaan dengan itu, juga dilakukan pelantikan Pengurus Asosiasi Kelompok UPKKA (AKU) Sumbar masa bakti 2022-2026 dan penampilan stand up comedy, Rin Hermana dengan tema Stunting.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Fatmawati mengatakan, penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap semua pihak di kabupaten kota se-Sumbar yang telah menyukseskan program BKKBN Sumbar.

“Kami tidak henti-hentinya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membantu percepatan penurunan stunting. Pencegahan stunting dimulai hulu calon pengantin, pasangan usia subur, ibu hamil, sampai hilir bayi usia 0-2 tahun ,” jelasnya.

Kemudian, Bapak Asuh Anak Stunting juga sangat membantu keluarga yang memiliki anak stunting terutama bagi yang kurang mampu. (mc/ssc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *