Pisang, Kawan Baru dalam Menurunkan Kadar Gula Darah

Pisang
Pisang

Jakarta Pisang, buah yang telah menjadi favorit banyak orang, kini semakin menarik perhatian karena potensinya dalam menurunkan kadar gula darah. Meskipun dikenal sebagai buah manis dan mengenyangkan, pisang hijau atau yang belum matang memiliki kandungan pati resisten yang menjadikannya sekutu dalam menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Menurut laporan dari EatingWell, pati resisten dalam pisang hijau memiliki peran penting dalam menghambat penyerapan karbohidrat, sehingga mencegah lonjakan glukosa yang signifikan. Lebih dari itu, pati resisten juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin, hormon yang bertanggung jawab dalam mengubah karbohidrat menjadi energi, sehingga mencegah penumpukan gula darah.

Namun, bagaimana dengan pisang yang sudah matang? Menurut Healthline, meskipun nilai indeks glikemiknya sedang, yaitu 51, pisang matang masih dapat dikonsumsi dengan aman, terutama dalam jumlah yang wajar. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mengetahui jumlah pisang yang tepat untuk dikonsumsi, terutama bagi penderita diabetes.

Baca Juga  Mastitis, Penyakit yang Mendera Denise Chariesta, Apa yang Perlu Diketahui?

Selain membantu menurunkan gula darah, pisang juga memiliki sejumlah manfaat kesehatan. Dilansir dari Yankes Kemkes, antara lain:

Regulasi tekanan darah berkat kandungan kaliumnya.
Membantu pencernaan dan melancarkan buang air besar karena kaya serat.
Mendukung fungsi otak dan jantung.
Mengatasi anemia berkat kandungan zat besi.
Meningkatkan imunitas tubuh.
Dengan manfaat yang begitu beragam, tidak ada alasan untuk tidak menyertakan pisang dalam menu makanan sehat Anda. Kombinasikan dengan makanan lain yang bergizi dan pastikan untuk tetap terhidrasi dengan mengonsumsi air putih secara cukup. Pisang bukan hanya enak, tapi juga merupakan investasi dalam kesehatan Anda. (des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *