Jateng  

Kerjasama KKN UPGRIS dan Polsek Dalam Binluh Knalpot Brong

Kudus, fajarharapan.id – KKN Universitas PGRI Semarang dengan Polsek Kaliwungu bekerjasama dalam kegiatan Binluh Knalpot Brong di MTS NU Ma’rifatul Ulum, Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus (Kamis, 29/02/2024). Kerjasama ini berawal dari pertemuan disaat Mahasiswa KKN melakukan survei di Kelurahan Desa Mijen, dan kemudian membantu Polsek dalam pemasangan banner Binluh. Wakil ketua KKN Universitas PGRI Semarang Desa Mijen, mengatakan bahwa program ini penting untuk keamanan dan kenyamanan lingkungan dan sangat tepat dengan tema KKN UPGRIS tentunya mengenai pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, masuk dalam salah satu program kerja Divisi Lingkungan yang akan membantu menertibkan dan menyadarkan masyarakat akan hal ini.

Binluh – Pembinaan dan penyuluhan Knalpot Brong, merupakan suatu program dari Polsek Kaliwungu bagi masyarakat khususnya di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Hal ini merupakan upaya dari pemerintah atau pihak keamanan setempat untuk memberikan pembinaan dan pengertian khusus kepada anak-anak muda yang notabene nya senang dalam hal modifikasi motor dan balap liar. Karena banyaknya anak muda yang menggunakan knalpot brong dan mengganggu kenyamanan masyarakat, serta balap liar yang membahayakan menjadi kekhawatiran masyarakat setempat.

Pembinaan dan penyuluhan langsung dilakukan di halaman tengah MTS NU Ma’rifatul Ulum oleh Polsek Kaliwungu yang didampingi Mahasiswa KKN bersama dengan Bapak/Ibu Guru pada hari Kamis, 29 Februari 2024. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kelas 8 MTS NU Ma’rifatul Ulum, Desa Mijen dengan sangat antusias. Terdapat doorprize bagi siswa yang aktif bertanya atau mampu untuk menjawab pertanyaan yang menjadikan siswa-siswi menjadi lebih semangat dan senang dalam kegiatan ini.

Baca Juga  Satreskrim Polresta Pati Bersama Dinas Terkait Sidak SPBU dan SPBE

Harapannya kegiatan ini menjadi manfaat terkhusus di Desa Mijen dan sekitarnya, tentang pentingnya menghargai kenyamanan dan keamanan masyarakat maupun diri sendiri dengan tidak menggunakan knalpot brong dan melakukan balap liar. Tentunya, harapan lain adalah KKN Universitas PGRI Semarang dapat terus bekerja sama dengan pemerintah atau instansi setempat dalam hal-hal yang lebih bermanfaat lain kesempatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *