Operasi Israel di Gaza, Rumah Sakit Al-Shifa Jadi Sasaran, 20 Anggota Hamas Tewas

Gaza
Pasukan Israel ambil alih RS Al-Sifa Gaza, tangkap 20 anggota Hamas.

Gaza – Militer Israel mengumumkan pengambilalihan Rumah Sakit (RS) Al-Shifa di Kota Gaza sebagai bagian dari operasi mereka untuk menggagalkan aktivitas anggota Hamas. Dalam serangan tersebut, dilaporkan bahwa 20 anggota Hamas, termasuk seorang komandan senior, telah tewas, dan puluhan tersangka lainnya ditahan.

Saksi mata melaporkan suasana panik di dalam rumah sakit saat serangan terjadi, dengan tembakan terdengar di sekitar area tempat ribuan pengungsi berlindung.

Meskipun militer Israel menyatakan bahwa staf medis dan pasien tidak diharuskan untuk meninggalkan rumah sakit, beberapa staf medis mengeluhkan pemadaman listrik dan instruksi dari militer untuk tidak bergerak, menghambat upaya mereka dalam merawat pasien dengan baik.

Baca Juga  Tragedi Konser di Rusia, Bendera Setengah Tiang untuk Korban Serangan Mematikan

Dr. Amer Jedbeh, seorang dokter bedah di rumah sakit tersebut, mengungkapkan bahwa pasien yang menggunakan alat bantu hidup meninggal karena pemadaman listrik menjelang serangan, sementara pasien lain yang memerlukan operasi tidak dapat dijangkau.

Pasukan Israel juga menginstruksikan warga sipil di sekitar rumah sakit untuk segera meninggalkan daerah tersebut demi keselamatan mereka, dengan mengarahkan mereka ke “daerah kemanusiaan” di al-Mawasi.

Baca Juga  Tragedi Ledakan di Rumah Sakit Gaza Makan Korban

Sebelumnya, serangan-serangan Israel terhadap fasilitas kesehatan di Gaza, termasuk Al-Shifa, telah menuai kritik. Wakil direktur unit gawat darurat di Al-Shifa menggambarkan situasi di rumah sakit sebagai “sangat kritis”, dengan pasukan Israel juga menggerebek dua sekolah di dekatnya yang digunakan sebagai tempat perlindungan para pengungsi.(des*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *