Darurat Kemanusiaan di Jalur Gaza: Jutaan Anak Terancam Akibat Serangan Agresif Israel

Gaza
Darurat Kemanusiaan di Jalur Gaza

GazaSerangan agresif Israel menyebabkan layanan internet dan telepon terputus di seluruh Jalur Gaza, Palestina. Infrastruktur komunikasi mengalami kerusakan parah akibat serangan berkelanjutan. Paltel, perusahaan telekomunikasi Palestina, menyampaikan bahwa “kami menyesal mengumumkan bahwa semua layanan telekomunikasi di Jalur Gaza hilang karena serangan yang terus berlanjut.

Israel terus melancarkan serangan di Gaza, mengancam kesehatan jutaan anak karena kurangnya sanitasi. Menteri Pertahanan Israel memperingatkan bahwa perang dengan Hamas dapat berlangsung lebih dari beberapa bulan.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengkritik pengeboman Israel di Gaza, menyebutnya merusak dukungan internasional. Perang di Gaza memasuki bulan ketiga, dengan korban tewas mencapai 18.787 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak.

Baca Juga  Pengabdian Terakhir Prajurit Perdamaian Dunia TNI Konga XX-T Monusco

Di Khan Younis, kota selatan Gaza, puing-puing bangunan berserakan, dan warga setempat berusaha mencari korban yang terperangkap di reruntuhan. Sementara itu, pasukan Israel telah membunuh 12 warga Palestina dalam tiga hari operasi di Jenin, Tepi Barat yang diduduki, termasuk seorang pemuda yang ditembak mati di rumah sakit.

Baca Juga  Generasi Emas, Mahyeldi Dorong Pembiasaan Beribadah Anak di Masjid

Perdana Menteri Palestina Mohammed Shtayyeh menekankan bahwa pemerintahan Biden sekarang harus mengambil langkah-langkah konkret menuju solusi dua negara yang sulit dicapai, termasuk memberikan tekanan pada Israel.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *