Hukrim  

Warga Tanah Datar Nyaris Ditembak Mati saat Berusaha Kabur dari Kejaran Polisi dengan 45 Kilogram Ganja

Ganja
ilustrasi

Batusangkar – Seorang warga Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) berinisial IS (48) hampir menjadi korban tembakan mati ketika berusaha melarikan diri dari kejaran polisi.

IS, yang berasal dari Jorong Lubuak Bauak, Nagari Batipuah Baruah, Kecamatan Batipuah, Kabupaten Tanah Datar, berhasil ditangkap oleh petugas kepolisian setelah kedapatan membawa narkotika jenis ganja sebanyak 45 kilogram yang akan disalurkan ke Pulau Jawa melalui jalur darat.

Kejadian ini terjadi di Jalan Raya Rambatan pada Rabu (22/11/2023) sore, demikian disampaikan oleh Kepala Satuan (Kasat) Reserse Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Tanah Datar, AKP Desneri, dalam keterangan tertulis pada Kamis (23/11/2023) malam.

Baca Juga  Ranjau Paku di Jalan Pahlawan Seribu, Tangsel Dikendalikan oleh Polisi

Desneri menjelaskan bahwa penangkapan IS berawal dari laporan masyarakat yang memberikan informasi terkait aktivitas pelaku yang berencana membawa puluhan kilogram ganja kering. Pelaku menggunakan jalur darat dari wilayah hukum Tanah Datar menuju Kabupaten Solok, Sumbar, dengan mengangkut barang haram tersebut menggunakan satu mobil.

“Pelaku mencoba melarikan diri saat hendak ditangkap, sehingga polisi terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara. Beruntung, nyawa pelaku tidak melayang karena akhirnya ia menyerahkan diri kepada petugas keamanan,” ungkap Desneri.

Dalam pengakuan IS, narkotika tersebut hendak dibawa ke Jakarta. Saat ini, pelaku beserta sejumlah barang bukti telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Baca Juga  Ketua KPK Firli Bahuri Ditetapkan Tersangka, Ancam Hukuman Seumur Hidup

Tim Tarantula Satuan Reserse Narkoba Polres Tanah Datar berhasil menyita sejumlah barang bukti, termasuk 45 paket ganja kering, karung, kardus, kantong plastik, telepon seluler (ponsel), dan satu mobil pengangkut barang. Kasus ini kini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh aparat kepolisian setempat.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *