Tanah Datar— Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Universitas Andalas (UNAND) mendorong Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, untuk menjadi nagari informatif melalui pembentukan PPID Nagari. Inisiatif ini dilakukan sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat pada Sabtu (8/11/2025).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemerintah nagari dalam mengelola informasi publik secara transparan, partisipatif, dan akuntabel. Guguak Malalo menjadi nagari kedua yang mendapatkan pendampingan dari PPID UNAND, setelah sebelumnya program serupa dilaksanakan di Nagari Tiku, Kabupaten Agam.
Wali Nagari Guguak Malalo, Mulyadi, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai pendampingan dari UNAND sangat penting untuk memperkuat sistem pengelolaan informasi publik di tingkat nagari.
“Kami bersyukur dengan adanya program ini. Pemerintah nagari bersama masyarakat perlu memahami dan menerapkan pengelolaan informasi yang terbuka agar tata kelola pemerintahan semakin baik,” ujarnya.
Sekretaris Universitas Andalas, Aidinil Zetra, yang mewakili Rektor UNAND, menekankan pentingnya keterbukaan informasi publik di era digital. Menurutnya, transparansi informasi tidak hanya meningkatkan akuntabilitas pemerintah, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Keterbukaan informasi memungkinkan masyarakat mengetahui program yang sedang dan akan dijalankan pemerintah nagari. Mereka bisa ikut berpartisipasi dalam perencanaan, mengawasi penggunaan dana, serta mengusulkan inovasi sesuai kebutuhan lokal,” kata Aidinil.
Aidinil menambahkan, keterbukaan informasi juga memungkinkan perantau tetap terhubung dengan kampung halaman, serta mempermudah investor dan mitra pembangunan untuk bekerja sama memajukan nagari.
Kegiatan ini turut menghadirkan Wakil Ketua Komisi Informasi Sumatera Barat, Tanti Endang Lestari, yang memberikan materi tentang Standar Layanan Informasi Desa. Ia menekankan peran penting PPID Nagari sebagai ujung tombak keterbukaan informasi di tingkat lokal.
Tim pengabdian dari Departemen Ilmu Politik FISIP UNAND, yakni Mhd. Fajri, Zulfadli, Irawati, dan Aidinil Zetra, membawakan materi terkait strategi komunikasi publik serta peran keterbukaan informasi dalam mendorong partisipasi masyarakat. Mereka menegaskan bahwa transparansi informasi menjadi bagian penting dari komunikasi publik yang efektif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, PPID UNAND berkomitmen mendampingi Nagari Guguak Malalo hingga terbentuk PPID Nagari yang aktif dan berfungsi optimal.
Diharapkan, Guguak Malalo dapat menjadi percontohan nagari informatif di Sumatera Barat sekaligus menginspirasi nagari dan desa lain di Indonesia dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.(des*)







