Strategi Bertahan Usaha di Era Digital, Tips dari Elizabeth Resti Ghita

Tips Membangun Usaha dalam Hadapi Perubahan Zaman.
Tips Membangun Usaha dalam Hadapi Perubahan Zaman

Bandung – Dunia usaha terus mengalami perubahan, terutama selama pandemi Covid-19. Brand Manager Elizabeth Resti Ghita Pribadi berbagi pengalaman tentang bagaimana perusahaannya bertahan dengan memasuki pasar digital, termasuk melalui kemitraan dengan Tokopedia.

Ghita memberikan beberapa tips untuk mengelola usaha agar dapat berkembang dan bertahan menghadapi perubahan zaman. Pertama, dia menekankan pentingnya kerja keras, karena tanpa usaha keras, hasil yang maksimal sulit tercapai.

“Selain itu, penting untuk beradaptasi. Tidak hanya cepat, tetapi juga tepat dalam menyesuaikan dengan pasar. Pemanfaatan teknologi juga krusial untuk efisiensi operasional bisnis,” tambahnya.

Saat ini, Ghita menyebutkan bahwa perusahaannya terus aktif melakukan live shopping di Tokopedia maupun Shop Tokopedia. “Ini berdampak positif pada peningkatan penjualan. Hal ini sangat membantu kami untuk mencapai pasar di Papua, meskipun kami tidak memiliki toko fisik di sana, dan omzet kami bisa meningkat hingga lima kali lipat,” jelasnya.

Baca Juga  Misteri Mengapa Mobil Ambulans Tidak Perlu Isi Bensin di SPBU Terjawab

Director Corporate Affairs Tokopedia dan Shop Tokopedia, Nuraini Razak, menjelaskan bahwa saat ini, platform mereka menjadi tempat bagi lebih dari 21 juta penjual, dengan mayoritas adalah pelaku UMKM lokal.

“Tokopedia dan Shop Tokopedia mencatat peningkatan jumlah penjual, pembeli, serta transaksi di masing-masing platform pada paruh pertama tahun 2024,” kata Nuraini Razak.

Dari segi penjual di Tokopedia, jumlah penjual meningkat lebih dari 2 juta, naik dari lebih dari 12 juta pada tahun 2022 menjadi lebih dari 14 juta pada tahun 2023.

Di ShopTokopedia, jumlah penjual juga meningkat hampir 20%, mencapai lebih dari 7 juta pada tahun 2024.

Baca Juga  Wacana Biaya Tambahan Pariwisata dari Tiket Pesawat, Menilik Rencana Dana Abadi Pariwisata Berkualitas

“Di beberapa wilayah, ada peningkatan signifikan dalam jumlah transaksi di Tokopedia, seperti di Puncak (Papua Tengah), Mamberamo Tengah (Papua Pegunungan), Kepulauan Aru (Maluku), Tambrauw (Papua Barat Daya), dan Deiyai (Papua Tengah), dengan rata-rata peningkatan transaksi hampir tiga kali lipat,” ujar Nuraini.

Beberapa kategori produk di Tokopedia juga mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah transaksi, termasuk Fashion Muslim, Gadget dan Elektronik, Ibu dan Bayi, Makanan dan Minuman, serta Kecantikan, dengan rata-rata peningkatan transaksi hampir 1,5 kali lipat.(BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *