Kepala Bapanas, Penyaluran Bantuan Pangan Berlanjut hingga Juni 2024

Bansos beras cair.
Bansos beras cair.

Jakarta Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengumumkan bahwa penyaluran bantuan pangan beras seberat 10 kg akan berlanjut hingga Juni 2024.

Usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam peninjauan penyaluran bantuan pangan beras di Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Tangerang Selatan, Arief Prasetyo Adi memberikan keterangan tentang kelanjutan penyaluran bantuan pangan beras 10 kg.

“Bantuan pangan beras akan terus diberikan hingga Juni sesuai dengan arahan Presiden,” ungkap Arief seperti yang dilansir dari Antara, Jakarta.

Dia menjelaskan bahwa penyaluran ini sesuai dengan petunjuk yang telah diberikan oleh Presiden.

“Hari ini bersama-sama dengan Presiden, kami memastikan bahwa penyaluran bantuan pangan ke masyarakat berlangsung. Kami juga akan memantau penyaluran serupa di wilayah lain seperti di Sulawesi dan Bali,” jelas Arief.

Penyaluran bantuan pangan ini merupakan program pemerintah untuk membantu meringankan beban masyarakat berpendapatan rendah dan sebagai upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan serta memberikan dukungan kepada masyarakat kelas menengah.

Baca Juga  BBM Ramah Lingkungan Pertamina Akan Diuji Coba 17 Agustus Mendatang

Menurut data dari Pusat Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), bantuan pangan tersebut ditujukan bagi 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

“Saat ini, Presiden meminta agar penyaluran ini tetap dipastikan untuk 22 juta masyarakat berpendapatan rendah,” tambah Arief.

Berdasarkan catatan Bapanas per tanggal 17 Februari, realisasi bantuan pangan beras tahap pertama 2024 yang telah disalurkan oleh Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) untuk alokasi Januari mencapai 193.368 ton atau setara dengan 87,87 persen dari target bulanan sebesar 220.041 ton.

Adapun untuk realisasi bulan Februari sebesar 3.084 ton atau setara dengan 1,40 persen dari target bulanan. Sedangkan untuk Provinsi Banten sendiri, realisasi penyaluran bantuan pangan beras untuk bulan Januari mencapai 3.693 ton atau setara dengan 54,91% dari target bulanan sebesar 6.725 ton.

“Penyaluran bantuan pangan beras ini merupakan bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dan juga merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi khususnya beras,” tutur Arief.

Baca Juga  Daftar 12 Proyek Strategis Nasional yang Dicoret pada Tahun 2024

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus memastikan bahwa penyaluran bantuan pangan beras kepada masyarakat berpendapatan rendah akan tetap berlanjut.

“Jadi ini Januari, Februari, Maret, April, Mei, dan Juni. Nanti setelah Juni, kita akan melihat apakah APBN mencukupi atau tidak,” ujar Presiden Jokowi di hadapan 1.064 penerima bantuan pangan beras di Tanggerang Selatan.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *