Ahok, Jokowi Pernah Ajukan Sebagai Calon Kepala Otorita IKN Nusantara

Cerita Ahok Diminta Jokowi Jadi Kepala OIKN.
Cerita Ahok Diminta Jokowi Jadi Kepala OIKN.

Jakarta Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah mengajukan Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa dikenal sebagai Ahok untuk menjadi calon Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Ahok, yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), mengungkapkan bahwa pembangunan IKN Nusantara adalah gagasan yang baik karena berkaitan dengan upaya pemerataan pembangunan. Oleh karena itu, saat diminta pendapatnya, Ahok mengusulkan pembentukan Undang-undang (UU) mengenai IKN Nusantara untuk menarik investor asing ke wilayah Kalimantan Timur (Kaltim).

“Sejujurnya, ketika IKN hendak dibentuk, Pak Jokowi sudah memanggil saya dan bertanya apakah saya bersedia menjadi salah satu calon kepala IKN, pada saat itu,” ujar Ahok ketika ditemui di Jakarta Selatan.

Baca Juga  Kunjungan Kerja Presiden Jokowi ke Sumatera Barat: Dorong Pembangunan dan Peresmian Bandar Udara Mentawai

Ahok juga menyatakan pendapat bahwa Ibu Kota Baru seharusnya berada di Kalimantan Tengah (Kalteng), sesuai dengan konsep Trisakti dan Nawacita yang diperkenalkan oleh Presiden pertama RI, Soekarno. Menurutnya, jika pembangunan IKN dilakukan di Kalteng, maka pemerintah tidak akan menghadapi kesulitan dalam masalah pembebasan lahan.

“Selain itu, jika kita melihat dari sisi historis dan sejarah, berbicara tentang konsep Trisakti dan Nawacita, seharusnya IKN berlokasi di Kalteng, seperti yang diinginkan oleh Bung Karno. Mengapa di Kalteng? karena di sana tidak perlu pembebasan lahan yang rumit. Namun, bagaimana dengan transportasinya? Maka, kita bisa membangun jalur kereta api dan pusat penerbangan di tengah-tengah wilayah tersebut,” jelasnya.

Baca Juga  Mentan Andi Amran Sulaiman Rasakan Sensasi Shinkansen di Kereta Cepat Whoosh saat Kunjungi Kabupaten Bandung

Ahok juga menambahkan bahwa dengan lokasi di Kalteng, akan memudahkan transportasi dan mengurangi masalah pembebasan lahan. Dia mengusulkan agar Pertamina menempatkan Pelita Air di Kalteng untuk memudahkan akses transportasi udara.(BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *