Kriteria CASN 2024, Pemerintah Cari Generasi Muda Berkemampuan Kreatif dan Teknologi

Rekrutmen CPNS 2024.
Rekrutmen CPNS 2024

Jakarta Sekretaris Kementerian PANRB, Rini Widyantini, mengungkapkan kriteria Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang tengah dicari pemerintah pada tahun ini. Diketahui, Pemerintah berencana membuka seleksi untuk merekrut 2,3 juta Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam tahun ini.

Rekrutmen ASN 2024 ini bertujuan untuk mendukung kelanjutan reformasi birokrasi pemerintah. Kuota penerimaan ASN terbagi menjadi 420.183 formasi untuk instansi pusat, 6.027 formasi untuk sekolah kedinasan, dan 1.867.333 formasi untuk instansi daerah.

Perekrutan di berbagai instansi pemerintah akan didominasi oleh generasi muda. Oleh karena itu, terdapat beberapa kemampuan yang diharapkan dimiliki oleh para pelamar. Pertama, mereka diharapkan memiliki kemampuan berpikir kreatif, termasuk dalam mengonsep ide, kemampuan desain, visual, dan inovatif.

Baca Juga  Tantangan Serius LRT Jabodebek Terkait Masalah Keausan Roda

“Kita butuh anak-anak yang memang penuh ide, bagaimana kemampuan desain dan virtual, kemampuan berkomunikasi, dan sebagainya,” ungkap Rini pada Senin (22/1/2024).

Kemampuan teknologi menjadi kriteria kedua, yang mencakup pemahaman terhadap penggunaan perangkat lunak (software), bahasa pemrograman, dan kemampuan analisis data.

Selanjutnya, kriteria ketiga adalah kemampuan komunikasi, meliputi keterampilan berbicara, menulis, mendengarkan, dan bernegosiasi.

Sementara itu, kemampuan manajemen dan kepemimpinan, termasuk keterampilan manajerial dan pengambilan keputusan, menjadi kriteria keempat.

Baca Juga  Revolusi Subsidi Elpiji, Pemerintah Tetapkan Aturan Ketat untuk Pastikan Sasaran Tepat

“Karena reformasi birokrasi itu, atau anak-anak yang melaksanakan birokrasi itu merupakan engine of development gitu ya. Jadi kita lah semuanya adalah engine (mesin) dari pembangunan. Itulah kenapa reformasi sangat diperlukan,” tambah Rini.

Dengan kehadiran banyak talenta digital di instansi pemerintah, diharapkan dapat menjawab beberapa tantangan di bidang ketenagakerjaan, terutama menghadapi revolusi industri 4.0 saat ini.(BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *