Mahfud MD Soroti Peningkatan Subsidi Pupuk, Lahan Terbatas, Subsidi Terus Meningkat

Penampilan Ganjar-Mahfud di Debat Keempat Pemilu 2024.
Penampilan Ganjar-Mahfud di Debat Keempat Pemilu 2024.

JakartaCalon Wakil Presiden Nomor Urut 3, Mahfud MD, menyatakan keheranannya terhadap peningkatan anggaran subsidi pupuk yang terus meningkat. Tahun ini saja, Presiden Jokowi memerintahkan peningkatan anggaran subsidi pupuk hingga mencapai Rp14 triliun.

Mahfud merasa heran karena meskipun ketersediaan lahan pertanian dan jumlah petani tidak mengalami peningkatan, anggaran subsidi pupuk malah terus ditingkatkan.

“Sumber daya alam kita kaya, tetapi kedaulatan pangan belum tercapai. Jumlah petani dan lahan pertanian terbatas, namun anggaran subsidi pupuk terus meningkat. Ini sesuatu yang aneh,” ujar Mahfud dalam Debat Keempat Pemilu 2024 pada Minggu (21/1/2024).

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan bahwa peningkatan anggaran subsidi pupuk sebesar Rp14 triliun telah disetujui oleh Presiden Joko Widodo. Langkah ini dianggap sebagai solusi terhadap permasalahan penyaluran pupuk bersubsidi.

Baca Juga  Skandal Proyek BTS Kominfo, Mahfud MD Laporkan Kasus ke Presiden Jokowi

Menurut Mentan Amran, penambahan alokasi pupuk bersubsidi dapat memberikan dorongan produktivitas kepada para petani, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan produksi pangan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Presiden karena beliau sangat mencintai petani. Alhamdulillah, hari ini anggaran ditambah Rp14 triliun. Kami berdoa semoga beliau selalu sehat,” ucap Mentan Amran dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (4/1/2024).

Lebih lanjut, Mentan menjelaskan bahwa anggaran pupuk selama ini terbatas dan hanya mencakup sebagian kecil petani, tidak dapat memenuhi semua kebutuhan, mengingat anggaran yang tersedia sekitar Rp 25 triliun. Dengan penambahan Rp14 triliun, alokasi anggaran pupuk bersubsidi kini mencapai Rp39 triliun.

Baca Juga  Mahfud MD Soroti Kolapsnya BUMN Infrastruktur di Era Jokowi

Meskipun demikian, pemerintah hanya dapat mengalokasikan 7,8 juta ton pupuk bersubsidi dengan anggaran tersebut, atau hanya sepertiga dari total kebutuhan pupuk di Kabupaten/Kota di Indonesia.(BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *