Insiden Anjlokan KA Pandalungan, KAI Minta Maaf dan Berikan Kompensasi untuk Penumpang

Fakta Kereta Pandalungan Anjlok.
Fakta Kereta Pandalungan Anjlok.

Jakarta – Kejadian anjlokan Kereta Api Pandalungan di emplasemen Stasiun Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Minggu, 14 Januari 2024, telah memicu sejumlah peristiwa yang memengaruhi operasional perjalanan kereta api serta mengungkap adanya serangan siber terhadap PT Kereta Api Indonesia (KAI). Berikut ini adalah rangkuman berita:

  1. Dampak Kecelakaan: Akibat anjlokan KA Pandalungan, operasional perjalanan KA Ranggajati dan KA Logawa relasi Jember – Surabaya Gubeng mengalami perubahan. Selain itu, KA Arjuno Ekspres relasi Stasiun Surabaya Gubeng – Malang tidak diberangkatkan.
  2. Evakuasi Aman: Proses evakuasi KA Pandalungan berjalan lancar dan terkendali. Seluruh penumpang dan kru KA Pandalungan dalam keadaan aman tanpa luka. Penumpang yang terdampak diarahkan menggunakan bus dari Stasiun Bangil dan Sidoarjo.
  3. Kompensasi untuk Penumpang: Sebagai kompensasi, KAI memberikan service recovery berupa minuman, makanan ringan, dan makanan berat kepada penumpang yang terdampak. Bea tiket juga dikembalikan 100% untuk penumpang yang terkena dampak.
  4. Penyebab Anjlokan: Penyebab anjlokan KA Pandalungan masih diselidiki oleh KAI. Mereka berkomitmen untuk memberikan layanan jasa transportasi yang aman dan nyaman.
  5. Dugaan Bocornya Data: Sebuah kelompok peretas bernama Stormous mengklaim telah mengakses data KAI, termasuk informasi karyawan dan pelanggan. Data breach ini mencakup informasi sensitif, seperti kredensial karyawan dan pelanggan.
  6. Pelaku Peretasan: Geng ransomware Stormous berhasil masuk ke sistem KAI melalui akses VPN menggunakan kredensial karyawan. Mereka mengakses dashboard sistem KAI dan mengunduh data yang ada di dalamnya.
  7. Data Kredensial yang Bocor: CISSReC mengungkap bahwa terdapat 82 kredensial karyawan PT. KAI yang bocor, serta hampir 22.5 ribu kredensial pelanggan dan 50 kredensial dari perusahaan mitra. Data ini diperoleh dari sekitar 3300 URL yang menjadi permukaan serangan external dari situs PT. KAI.
  8. Ancaman dari Geng Ransomware Stormous: Geng ransomware Stormous mengancam akan mempublikasikan data sebesar 2,2 GB yang mereka curi dari PT. KAI jika tebusan sebesar 11,69 BTC (sekitar 7,9 milyar rupiah) tidak dibayarkan dalam waktu 15 hari.
Baca Juga  Pilihan Mobil Bekas Terjangkau di Bawah Rp30 Juta untuk Musim Hujan

Perlu dicatat bahwa informasi ini disajikan berdasarkan fakta-fakta yang ada tanpa plagiarisme.(BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *