Pembangunan Gedung Arthadhyaksa, LPS di IKN Dimulai untuk Stabilkan Ekosistem Keuangan

Pembangunan gedung LPS di IKN dimulai.
Pembangunan gedung LPS di IKN dimulai

Jakarta – Proses pembangunan Gedung Arthadhyaksa, kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah dimulai. Lokasinya berada dalam satu kawasan bersama kantor Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di IKN.

Bambang Susantono, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), menyatakan bahwa kehadiran kantor LPS di IKN tidak hanya memperkuat ekosistem lembaga keuangan negara di Ibu Kota Baru, tetapi juga melengkapi kawasan bersama BI yang sudah melakukan groundbreaking beberapa waktu lalu, serta akan diikuti oleh OJK.

“Kantor ini akan melengkapi ekosistem kantor lembaga perekonomian di IKN karena berada pada satu kawasan bersama BI (Bank Indonesia) yang sudah groundbreaking beberapa waktu lalu, dan kemudian akan segera disusul oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan),” kata Bambang dalam keterangannya, Jumat (19/1/2024).

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Energi Aman di NTT Selama Libur

Kepala Otorita IKN menyambut baik dimulainya pembangunan kantor LPS ini, menyatakan bahwa ini akan meningkatkan kepercayaan publik dan dunia usaha.

Purbaya Yudha Sadewa, Ketua Dewan Komisioner LPS, menjelaskan bahwa kompleks perkantoran LPS akan dibangun dengan konsep hijau. “LPS telah didesain sedemikian rupa untuk memaksimalkan efisiensi energi sekaligus mereduksi pemanasan global,” ungkap Purbaya.

Selain itu, kantor LPS akan menjadi bagian dari Zona Lembaga Perekonomian bersama kantor Bank Indonesia dan OJK dalam konsep arsitektur kota.

“Konsep kedua adalah konektivitas dan keberlanjutan area kawasan hijau yang merupakan konsep yang menghubungkan antar kawasan dengan mengoptimalkan area terbuka hijau antar kompleks perkantoran yang ada di IKN,” ujar Purbaya.

Purbaya menambahkan bahwa kantor LPS juga menerapkan konsep smart and sustainable mobility sebagai dukungan terhadap keberlanjutan transportasi publik. “Ini sebuah konsep untuk mendukung keberlanjutan transportasi publik di mana kantor LPS dirancang sebagai crowd catchment karena berdekatan dengan titik transportasi di Kawasan perkantoran dan lembaga pemerintah di IKN,” tutupnya.(BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *