Kementerian Perhubungan Belum Pastikan Kelanjutan Proyek KRL Hingga Karawang

Kemenhub buka suara soal KRL ke Karawang.
Kemenhub buka suara soal KRL ke Karawang.

Jakarta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan bahwa pembahasan mengenai kelanjutan proyek Kereta Rel Listrik (KRL) hingga Karawang masih belum dilakukan secara mendalam. Risal Wasal, Dirjen Perkeretaapian, menjelaskan bahwa terdapat sejumlah pertimbangan dan kendala yang perlu diatasi, terutama dalam hal sarana dan prasarana.

Salah satu kendala utama adalah perpanjangan listrik aliran atas yang diperlukan. Selain itu, terbatasnya jumlah armada KRL juga menjadi hambatan, mengingat frekuensi perjalanan meningkat seiring dengan penambahan rute.

“Semakin panjang, frekuensinya makin tinggi, dan ini juga karena jumlah kereta yang tersedia masih terbatas,” ungkap Wasal saat ditemui di Kantor Kemenhub pada Rabu (20/12/2023).

Sebelumnya, pada tahun 2019, muncul rencana perpanjangan rute KRL hingga Karawang, yang diajukan oleh PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter.

Kementerian Perhubungan menjelaskan bahwa rencana perpanjangan rute KRL Line Cikarang/Bekasi hingga Karawang belum terealisasi karena dampak pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu.

“Pada waktu itu, rencana disampaikan pada 2019, tetapi karena adanya pandemi, jadwalnya bergeser, dan kita belum tahu kapan akan dimulai ke sana,” kata Adita Irawati, Juru Bicara Kemenhub, di Kantor Kementerian Perhubungan.

Baca Juga  Menara Saidah, Gedung Megah yang Terbengkalai Selama 16 Tahun

Adita menyatakan bahwa meskipun belum ada kepastian mengenai waktu pelaksanaannya, kemungkinan perpanjangan rute KRL hingga Karawang tetap ada. Pihak Kemenhub terus melakukan pembahasan dan memastikan ketersediaan anggaran untuk merealisasikan rencana ini.

“Masih dalam pembahasan, karena itu harus memastikan kebutuhan anggaran dan lain-lain,” tambahnya.

Berdasarkan catatan MNC Portal, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana telah mengusulkan agar KRL Commuter Line dapat mencapai Karawang. PT KAI rencananya akan membangun jaringan KRL di Karawang mulai tahun 2020, dengan perpanjangan rute dari Jakarta-Cikarang hingga Karawang. Meski rencana tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2020, belum ada kepastian pelaksanaannya.

Sofyan Hasan, Deputi EVP 1 Daerah Operasional 1 PT KAI, menyampaikan bahwa pembangunan jaringan Commuter Line ke arah Timur akan mencakup Stasiun Cikampek, sementara ke arah Barat akan mencapai Serang. Awalnya, trek Commuter Line hanya mencapai Stasiun Cikarang, tetapi pihak Ditjen Perkeretaapian menginginkan perpanjangan hingga Karawang, bahkan Cikampek.

Baca Juga  Kementerian Perhubungan Belum Pastikan Tarif Kereta Cepat Jakarta-Bandung

“Ini tidak terlalu rumit untuk dilaksanakan karena kita hanya membangun tiang listrik di sepanjang rel yang tersedia. Relnya masih menggunakan rel lama,” jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Karawang Cellica Nurachadiana telah meminta agar Commuter Line dapat mencapai Karawang, mengingat jumlah penumpang kereta api dari Karawang menuju Jakarta yang terus meningkat. Cellica juga pernah menekankan agar kereta cepat Jakarta-Bandung berhenti di Stasiun Karawang setelah ada kabar pergeseran proyek transit oriented development (TOD) ke wilayah Bekasi.(BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *