BPJS Kesehatan Dukung Kelancaran Pemilu 2024, Petugas KPPS Akan Diberikan Perlindungan Kesehatan

Apakah petugas KPPS pemilu dapat BPJS Kesehatan.
Apakah petugas KPPS pemilu dapat BPJS Kesehatan

Jakarta Pemilu 2024 menjadi peristiwa penting dalam demokrasi Indonesia, dan para petugas Komisi Pemilihan Umum (KPPS) memainkan peran vital dalam menjalankan proses demokrasi tersebut. Untuk memastikan kelancaran dan keamanan Pemilu 2024, para petugas KPPS akan mendapatkan dukungan dari BPJS Kesehatan, menurut Surat Edaran Bersama (SEB) antara Kementerian Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilihan Umum, dan BPJS Kesehatan yang dikoordinir oleh Kantor Staf Presiden (KSP).

Ali Gufron, Direktur Utama BPJS Kesehatan, menegaskan bahwa petugas KPPS Pemilu 2024 yang belum memiliki BPJS Kesehatan harus segera mengaktifkannya. Aktivasi BPJS Kesehatan akan tergantung pada status pekerjaan petugas. Jika mereka belum memiliki status pekerjaan atau penerima upah, iuran BPJS Kesehatan akan ditanggung oleh pemerintah.

Dalam SEB disebutkan bahwa BPJS Kesehatan akan membantu dengan melakukan skrining riwayat kesehatan kepada seluruh petugas penyelenggara pemilu. Kementerian Dalam Negeri akan mengkoordinasikan pemerintah untuk memastikan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) mengerahkan seluruh petugas untuk menjalani skrining kesehatan.

Baca Juga  Pemerintah Harus Memberikan Insentif untuk Pedagang Pasar yang Terdampak Perkembangan Toko Online, Menurut YLKI

Skrining riwayat kesehatan ini memiliki manfaat promotif dan preventif bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Melalui skrining ini, petugas KPPS Pemilu 2024 dapat mengetahui potensi risiko penyakit kronis sedini mungkin.

Perlindungan kesehatan kepada petugas KPPS Pemilu 2024 merupakan upaya pemerintah sebagai respons terhadap evaluasi Pemilu 2019, di mana sekitar 894 petugas dilaporkan meninggal dunia dan 5.175 lainnya mengalami sakit.

Petugas KPPS Pemilu 2024 akan diminta mengisi formulir berisikan 46 pertanyaan sebagai langkah efektif dan hemat biaya untuk pemeriksaan kesehatan awal. Jika hasil skrining menunjukkan risiko penyakit, mereka dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Tujuan dari pemeriksaan ini adalah memberikan perawatan dan tindak lanjut yang diperlukan agar para petugas tetap dalam kondisi kesehatan yang baik selama melaksanakan tugas dalam Pemilu 2024.(BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *