Sumatera Selatan Berjaya: 4 Daerah Penghasil Kencur Terbanyak di Indonesia

Daerah penghasil kencur terbanyak di Sumatera.
Daerah penghasil kencur terbanyak di Sumatera

Jakarta Sumatera Selatan memiliki empat daerah yang menjadi kontributor terbesar dalam produksi kencur di Indonesia. Kencur, sebagai salah satu jenis rempah-rempah yang umum di Indonesia, tidak hanya digunakan sebagai bahan masakan tetapi juga sering diaplikasikan dalam obat-obatan tradisional karena manfaat kesehatannya yang beragam.

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2022, produksi kencur di Indonesia mencapai 52,48 juta kilogram. Sumatera Selatan juga berperan signifikan dalam kontribusi tersebut, dengan salah satu kabupaten mencatatkan produksi tertinggi.

Berdasarkan data BPS Provinsi Sumatera Selatan, beberapa daerah di provinsi tersebut yang menjadi penghasil kencur terbanyak antara lain:

Baca Juga  Antisipasi 2,3 Juta Formasi, Persiapkan Diri untuk Pendaftaran CPNS 2024 dengan Mengetahui Syarat dan Ketentuan

Kabupaten Musi Rawas
Pada tahun 2022, kabupaten ini berhasil panen kencur sebanyak 1.083.953 kilogram.

Kabupaten OKU Timur
Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur) berada di urutan selanjutnya dengan produksi kencur sebanyak 123.633 kilogram pada tahun 2022.

Kabupaten Musi Banyuasin
Kabupaten Musi Banyuasin menempati peringkat ketiga sebagai wilayah penghasil kencur terbanyak di Sumatera Selatan, dengan produksi mencapai 118.900 kilogram pada tahun 2022.

Kabupaten Banyuasin
Kabupaten Banyuasin merupakan daerah terakhir yang tercatat menghasilkan kencur sebanyak 97.065 kilogram pada tahun 2022.

Baca Juga  Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menurun di Kuartal III-2023 Akibat Perlambatan Ekonomi Global

Dengan demikian, dapat diamati bahwa Kabupaten Musi Rawas mendominasi produksi kencur di Sumatera Selatan pada tahun 2022, menyumbang hampir seluruh jumlah produksi kencur di provinsi tersebut.

Inilah empat daerah di Sumatera Selatan yang berperan penting dalam menyumbangkan produksi kencur terbanyak di Indonesia.(BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *