Rincian Biaya Rehabilitasi Narkoba di Indonesia dan Akses Gratisnya

Segini Biaya Rehabilitasi Narkoba di Indonesia.
Segini Biaya Rehabilitasi Narkoba di Indonesia.

Jakarta – Biaya rehabilitasi narkoba di Indonesia dapat mencapai besaran tertentu. Rehabilitasi narkoba merupakan upaya pemulihan yang bertujuan mengembalikan kondisi mantan penyalahguna narkoba ke keadaan yang sehat, baik secara fisik, psikologis, sosial, maupun spiritual.

Rehabilitasi adalah langkah untuk membebaskan seseorang dari pengaruh narkoba, meskipun prosesnya memerlukan waktu yang cukup lama, terutama bagi mereka yang telah lama mengalami kecanduan narkoba.

Terdapat tujuh tahap rehabilitasi bagi pengguna narkoba, yaitu Tahap Rehabilitasi Medis (Detoksifikasi), Tahapan Rehabilitasi Non Medis, Tahap Pembinaan Lanjutan, Cold Turkey, Cara Alternatif, Terapi Komunitas, dan Metode 12 Langkah.

Namun, seberapa besar biaya rehabilitasi narkoba di Indonesia?

Baca Juga  Harga BBM Turun! Pertamina Umumkan Penyesuaian Harga di Seluruh SPBU Indonesia

Pada Rabu (13/12/2023), diketahui bahwa proses rehabilitasi pecandu narkoba dilakukan melalui sistem rawat jalan dengan minimal 8 hingga 12 kali pertemuan, atau dalam rentang waktu 3 hingga 4 bulan, tergantung tingkat keparahan penderita.

Koordinator Bidang Rehabilitasi BNN DIY, Windy Elfasari, menyatakan bahwa biaya rehabilitasi narkoba di Indonesia bersifat gratis. Oleh karena itu, seorang pecandu narkoba dapat dengan mudah mengakses rehabilitasi tanpa dipungut biaya. Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika menjamin bahwa negara bertanggung jawab atas biaya rehabilitasi para pecandu.

Meski demikian, ada kemungkinan pecandu akan menghadapi beban biaya jika memilih rehabilitasi di lembaga swasta atau rumah sakit berbayar. Laporan dari kelompok ahli BNN pada tahun 2020 menyebutkan bahwa beberapa panti rehabilitasi swasta mematok biaya sekitar Rp30-150 juta per bulan. Sementara tarif di panti rehabilitasi negara berkisar antara Rp3-4 juta per bulan.

Baca Juga  Menteri ESDM Arifin Tasrif Kunjungi Lokasi Pertambangan PTFI di Grasberg

Penting untuk dicatat bahwa para pecandu narkoba diwajibkan melaporkan diri ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), seperti rumah sakit, puskesmas, atau lembaga rehabilitasi medis yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini karena rehabilitasi bukanlah bentuk penahanan, melainkan proses penyembuhan secara medis dan sosial.

Demikianlah informasi mengenai besaran biaya rehabilitasi narkoba di Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat.(BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *