Menteri Teten Masduki Tetapkan Syarat Tegas untuk TikTok Shop Beroperasi Kembali di Indonesia

Syarat TikTok Shop bisa buka kembali di Indonesia.
Syarat TikTok Shop bisa buka kembali di Indonesia.

Jakarta – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki, mengeluarkan tiga syarat yang harus dipatuhi oleh TikTok Shop jika ingin kembali beroperasi di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam upaya melindungi keberlangsungan lapak daring lokal dan memberikan perlindungan kepada konsumen.

Syarat pertama yang diungkapkan oleh Teten Masduki adalah pemisahan antara media sosial dan platform belanja. TikTok Shop diwajibkan untuk tidak berada dalam satu platform, dengan tujuan agar fungsi keduanya dapat terpisah dengan jelas.

“Kedua, kanal digital dari China harus mengikuti regulasi perdagangan yang ada di Indonesia,” tambah Teten Masduki, menegaskan pentingnya ketaatan terhadap regulasi perdagangan lokal.

Syarat ketiga yang diajukan oleh Menteri Teten adalah kewajiban TikTok Shop untuk mengikuti standarisasi produk yang ditetapkan, guna memastikan kualitas dan perlindungan konsumen. Hal ini dilakukan untuk mencegah penjualan produk dengan harga murah namun berkualitas rendah.

Baca Juga  Klarifikasi Jokowi, Bansos 10 kg Tidak Berdampak Pada Kelangkaan Beras

Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemanfaatan Hasil Pendataan Koperasi dan UMKM 2022 di Nusa Dua, Bali. Teten Masduki menjelaskan bahwa skema yang diterapkan oleh platform digital, seperti TikTok Shop, dapat memberikan dampak negatif terhadap produk lokal.

“TikTok mensubsidi kembali sehingga harga barang yang akan dijual berada di bawah harga yang ada di pasar. Itu tidak mungkin bisa bersaing. Industri fesyen, konveksi yang banyak menyerap tenaga kerja, banyak mengeluhkan itu,” ujar Menteri Teten Masduki.

Baca Juga  Indira Chunda Thita Syahrul; Jejak Karier dan Kontroversi Pembelian Skincare

Sebelumnya, TikTok Indonesia telah menutup layanan TikTok Shop pada 4 Oktober 2023, dengan alasan menghormati dan mematuhi peraturan serta hukum yang berlaku di Indonesia. Dengan diberlakukannya syarat-syarat baru, diharapkan platform ini dapat kembali beroperasi dengan mengikuti ketentuan yang berlaku di Tanah Air.(BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *