Wakil Presiden Ma’ruf Amin Mendorong Pengembangan Industri Halal Global

Wapres Maruf soal produk halal.
Wapres Maruf soal produk halal.

Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menegaskan komitmen Indonesia untuk mengembangkan industri halal yang inklusif, universal, dan berkelanjutan, dengan tujuan menyebarkan nilai-nilai kebaikan syariah ke seluruh dunia.

Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, Wapres Ma’ruf Amin menekankan pentingnya mendorong kemudahan akses masyarakat terhadap produk dan jasa berstandar halal yang aman dan nyaman. Selain itu, Indonesia juga mengajak komunitas internasional untuk bersama-sama menciptakan standar halal yang diakui secara global.

“Wapres mengajak kita semua untuk terus meningkatkan komitmen dalam memberikan kemudahan tersebut. Salah satu hal yang perlu diupayakan bersama adalah mewujudkan penerimaan global terhadap standar halal,” ujar Wapres dalam keterangannya pada Minggu malam (19/11/2023).

Wapres berharap penerapan standar halal global tidak hanya membantu kelancaran perdagangan antarnegara namun juga harus mempercepat arus perdagangan produk halal ke seluruh dunia.

“Pentingnya saling pengakuan dan penerimaan standar halal tidak bisa diabaikan. Ini harus disepakati bersama untuk mendukung kelancaran perdagangan produk halal antarnegara,” jelasnya.

Wapres juga memberikan arahan untuk meningkatkan kerja sama antarnegara dalam mencapai standar halal global yang memberikan kemudahan bagi semua pihak.

Baca Juga  Kontroversi Air Mancur di Wina: Seni atau Kegagalan

“Pertama, jadikan produk halal sebagai komoditas utama global. Saya yakin beragam produk halal yang dipamerkan dalam acara ini baru sebagian kecil dari produk-produk terbaik yang dihasilkan Indonesia dan negara-negara lainnya,” ucap Wapres.

Wapres mengungkapkan perlunya penguatan kerja sama perdagangan antarnegara, terutama dengan negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), untuk meningkatkan kinerja ekspor produk halal masing-masing negara.

“Indonesia terus melakukan percepatan sertifikasi halal dari sektor hulu sampai hilir, seperti pada rumah potong hewan dan pariwisata ramah muslim. Hal ini karena Indonesia kaya akan destinasi wisata berkelas dunia,” tambahnya.

Wapres juga mengundang pelaku industri halal global untuk berinvestasi di berbagai sektor unggulan industri halal dan pengembangan infrastruktur ekosistem halal di Indonesia.

Kemudian, Wapres meminta negara-negara, terutama yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), untuk bersama-sama membangun ekosistem industri halal di tingkat global.

“Negara-negara OKI harus memperkuat diri dengan ekosistem industri halal yang andal melalui kerja sama pengembangan infrastruktur penunjangnya, termasuk pembiayaan, riset, pemanfaatan teknologi, sesuai kebutuhan masing-masing negara OKI. Kerja sama ini akan turut mempererat hubungan bilateral negara-negara OKI,” terangnya.

Baca Juga  Penutupan Akses Tol Menuju Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim, Langkah Penting demi Keselamatan

Terakhir, Wapres meminta agar sinergi dan kolaborasi para aktor kunci dalam proses percepatan saling pengakuan dan saling penerimaan sertifikat halal antarnegara terus diperkuat.

“Bangun komunikasi yang baik, sehingga tercapai kesepakatan standardisasi sertifikat halal yang memudahkan saling penerimaan produk halal antarnegara,” pintanya.

Wapres menyebut bahwa Indonesia telah menjalin kerja sama sertifikasi halal dengan Malaysia dan Arab Saudi sebagai langkah baik yang perlu terus dilanjutkan. Indonesia juga terus meningkatkan kualitas dan kuantitas Lembaga Pemeriksa Halal sebagai pengaudit produk halal, begitu juga dengan peran Majelis Ulama Indonesia dalam memberikan fatwa dan standar halal produk.

“Bangun keyakinan dan kepercayaan masyarakat bahwa produk-produk yang dikonsumsinya senantiasa memenuhi standar halal dan thayyib,” harap Wapres.(BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *