Harga Pangan Melambung, Pedagang Keluhkan Kondisi ‘Ganti Harga’

Harga pangan alami kenaikan
Harga pangan alami kenaikan

Jakarta – Para pedagang pangan, terutama di Pasar Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, semakin resah akibat melonjaknya harga komoditas, mulai dari sayuran hingga bumbu dapur. Mereka menyatakan bahwa istilah ‘harga naik’ tidak lagi mencerminkan situasi sebenarnya, melainkan harga pangan yang kini terasa seperti telah “ganti harga” dengan cepat.

Amit (26), seorang pedagang sayuran di Pasar Pondok Gede, merasakan perubahan drastis ini. Ia menggambarkan, “Harga sayuran sedang mengalami kenaikan, kondisinya lebih ke ganti harga, bukan naik lagi.” Ia mencontohkan beberapa barang dagangan yang telah mengalami kenaikan yang signifikan, seperti cabai merah keriting dan cabai rawit keriting yang kini mencapai harga Rp100 ribu per kilogram, padahal harga normalnya sekitar Rp70-80 ribu.

Amit bahkan membandingkan harga cabai sekitar bulan September 2023 yang masih berada di kisaran Rp60 ribu, dan dalam kurun dua bulan harganya melonjak hingga Rp100 ribu per kilogram. Demikian pula dengan bawang merah yang sekarang dijual dengan harga Rp34 ribu per kilogram, padahal hanya bulan Oktober lalu masih sekitar Rp28 ribu per kilogram.

Baca Juga  Keluarga Terkaya di Dunia: Kekayaan yang Membeludak di Tangan Para Miliarder

Selain itu, harga sayuran seperti sawi putih yang saat ini dijual Rp16 ribu per kilogram (dibandingkan dengan harga sebelumnya Rp12 ribu per kilogram pada bulan Oktober) dan buncis yang mencapai Rp34 ribu per kilogram (dari harga sebelumnya Rp20 ribu per kilogram pada bulan September) juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Baca Juga  Erick Thohir Dorong Pertamina Bergabung dalam Pengelolaan Blok Migas Andaman

Kenaikan harga pangan ini sangat mempengaruhi para pedagang, termasuk Amit. Ia menyebut bahwa penurunan omzet mencapai 50% jika dibandingkan dengan kondisi harga normal pada bulan September.

Tidak hanya Amit, pedagang pangan lainnya, seperti Miya (39), juga merasakan kenaikan harga yang terus berlangsung hingga sehari-hari. Situasi ini menunjukkan betapa gentingnya kondisi pasar pangan di masa sekarang.

Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama untuk mengatasi kenaikan harga pangan yang meresahkan ini, sehingga masyarakat dapat memperoleh pangan dengan harga yang terjangkau dan pedagang dapat menjalankan usahanya dengan lebih baik.(BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *