Perlambatan Ekonomi China Berdampak Pada Indonesia

Ekonomi China almi perlambatan.
Ekonomi China almi perlambatan

Jakarta – Ekonomi China saat ini mengalami perlambatan yang signifikan, dengan penurunan drastis dalam tingkat permintaan di kawasan tersebut. Situasi ini menciptakan kekhawatiran akan potensi dampaknya pada ekonomi domestik Indonesia, mengingat China adalah salah satu mitra dagang terbesar bagi Tanah Air.

Dalam neraca perdagangan, nilai ekspor dan impor antara Indonesia dan China mencapai USD130 miliar atau sekitar Rp2.039 triliun. Perlambatan pertumbuhan ekonomi China dapat menggerus pertumbuhan ekonomi dalam negeri, seperti yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengutip pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Oleh karena itu, perlu diantisipasi dampak dari perlambatan ekonomi China ini.

Selain China, Indonesia juga perlu mempertimbangkan dampak situasi geopolitik di negara-negara lain terhadap perekonomian Tanah Air. International Monetary Fund (IMF) sendiri memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2024 akan mengalami kontraksi. IMF telah merevisi perkiraan pertumbuhan ekonomi global tahun depan dari 3% menjadi 2,9%.

Baca Juga  Pemerintah Rencanakan KEK Industri Kayu untuk Dongkrak Produksi dan Daya Saing Nasional

Pemantauan terhadap perkembangan ekonomi global dan langkah-langkah antisipasi yang tepat menjadi kunci penting untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah tantangan-tantangan ekonomi yang terus berubah di dunia.(BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *