Kejaksaan Agung Lakukan Penggeledahan di Kantor Direktorat Impor Kementerian Perdagangan Terkait Dugaan Korupsi Impor Gula

Kantor Direktorat Impor Digeledah Kejagung.
Kantor Direktorat Impor Digeledah Kejagung.

Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di kantor Direktorat Impor Kementerian Perdagangan terkait dengan dugaan korupsi dalam proses impor gula. Tindakan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi yang tengah berlangsung.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan, Suhanto, menyatakan bahwa Kementerian Perdagangan sepenuhnya mendukung proses hukum yang sedang berlangsung, termasuk dalam pencarian data tambahan yang sedang diselidiki oleh Kejagung.

“Saat Kejaksaan Agung datang untuk mendapatkan tambahan data guna melengkapi informasi yang diperlukan dalam kasus ini, kami menyambutnya dengan baik,” ucap Suhanto dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (3/10/2023).

Baca Juga  PLN Himbau Warga Jakarta Waspada Kelistrikan saat Musim Penghujan

Suhanto menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan menghormati upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Mereka berkomitmen untuk membantu penegak hukum dan bersikap proaktif dalam proses penegakan hukum.

“Kami akan menyerahkan seluruh proses penegakan hukum kepada Kejaksaan Agung dan siap untuk mendukung jalannya proses ini,” tambahnya.

Sebelumnya, Penyidik Jampidsus Kejagung telah melakukan penggeledahan di Kantor Kemendag dan PT Perusahaan Pedagangan Indonesia (PPI). Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus), Kuntadi, mengungkapkan bahwa status penyidikan dalam kasus ini dinaikkan karena terdapat bukti perbuatan melawan hukum dalam proses impor gula. Kemendag diduga telah memberikan izin impor gula kristal mentah yang melebihi batas kuota maksimal yang dibutuhkan oleh pemerintah kepada pihak yang tidak berwenang.

Baca Juga  Ketahui Kekuatan Emas Kadar 375, Bukan Hanya Soal Kemurnian, tapi Juga Daya Tahan

“Hasil penggeledahan akan kita tunggu,” kata Kuntadi.(BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *