Pemukiman Warga Pulau Rempang Akan Dipindahkan ke Tanjung Banon, Bukan Direlokasi

Konflik Pulau Rempang.
Konflik Pulau Rempang.

Jakarta – Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, telah menegaskan bahwa tidak akan ada penggusuran atau relokasi terhadap warga Pulau Rempang, Batam. Sebaliknya, pemerintah berencana untuk memindahkan masyarakat Pulau Rempang ke daerah Tanjung Banon yang masih berada di pulau yang sama.

Kementerian PUPR akan bertanggung jawab untuk menyiapkan pemukiman baru bagi warga Pulau Rempang. Pemukiman tersebut akan dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang berkualitas, termasuk jembatan, tempat pelelangan ikan, sekolah, jalan, Puskesmas, dan lainnya. Bahlil menegaskan bahwa pemakaman masyarakat adat yang sudah ada sejak lama tidak akan direlokasi, melainkan akan dijaga dan diberikan perbaikan.

Selain itu, warga Pulau Rempang yang terdampak proyek akan diberikan imbalan berupa satu unit rumah dan uang tunai sebesar Rp1,2 juta per orang. Hal ini sebagai bentuk kompensasi atas pergeseran pemukiman mereka.

Baca Juga  Kirim Uang ke Luar Negeri dengan Mudah Melalui Aplikasi BRImo

Bahlil menyatakan bahwa ini adalah upaya pergeseran, bukan penggusuran atau relokasi. Dalam proses pergeseran ini, warga Pulau Rempang akan mendapatkan uang tunggu sebesar Rp1.200.000 per orang serta uang kontrak rumah sebesar Rp1.200.000 per kepala keluarga (kk).

Baca Juga  Menhub, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Cukup Saat Arus Mudik Lebaran 2024

Pergeseran ini bertujuan untuk memungkinkan pengembangan industri, terutama pabrik kaca dan panel surya, di sebagian lahan Pulau Rempang yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Dari total 17 ribu hektare lahan Pulau Rempang, hanya sekitar 7 ribu hingga 8 ribu hektare yang dapat digunakan untuk proyek industri tersebut.

Pemerintah berupaya memberikan solusi yang baik bagi warga Pulau Rempang dalam rangka pembangunan ekosistem industri yang direncanakan di pulau ini. (BY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *