Bluetooth Bisa Mudahkan Lacak Hp Hilang, Simak Bahaya Latennya

Bluetooth
Bluetooth

Jakarta – Sejumlah gadget memiliki fitur pelacakan yang dapat diakses dari bluetooth. Namun, teknologi yang bisa dijalankan pihak ketiga menyimpan bahaya.
Salah satu aplikasi yang dapat digunakan untuk melakukan pelacakan perangkat bluetooth adalah Wunderfind. Aplikasi yang tersedia di iOS dan Android ini memiliki interface yang cukup sederhana.

Dikutip dari Life Hacker, aplikasi Bluetooth tidak hanya melihat perangkat yang Anda miliki seperti komputer, speaker, headphone, dan lain-lain, tetapi juga melihat banyak perangkat yang tidak dikenali yang kemungkinan milik orang di sekitar pengguna.

Sebagai informasi, bluetooth memiliki jangkauan sekitar 10 kaki, sehingga perangkat milik orang di sekitar sangat mungkin terdeteksi, sebagaimana juga dikutip CNNindonesia.com..

Aplikasi gratis lainnya seperti LightBlue dan Bluetooth BLE Device Finder juga menampilkan daftar perangkat di area Anda, jadi ini sebenarnya bukan fitur yang unik. Namun, Wunderfind menawarkan pelacakan secara gratis.

Ketika Anda mengetuk salah satu perangkat bluetooth, Anda akan melihat layar baru muncul, menampilkan lingkaran besar dengan lingkaran biru yang lebih kecil di tengahnya.

Seberapa besar lingkaran biru itu tergantung pada seberapa dekat Anda dengan perangkat bluetooth, jarak yang juga diwakili oleh persentase.

Baca Juga  BPNT, BLT Mitigasi, dan PKH, Panduan Lengkap Bansos Maret 2024

Misalnya, jika Anda melihat lingkaran biru kecil dengan skor 20 persen, maka Anda tahu bahwa Anda tidak terlalu dekat dengan objek Anda.

Dengan demikian, jika Anda melihat lingkaran biru besar dengan skor 80 persen, maka Anda sangat dekat dengan perangkat tersebut.

Lebih lanjut, beberapa pabrikan gadget meluncurkan perangkat yang memiliki fungsi utama sebagai pelacak berbasis teknologi bluetooth.

Beberapa perangkat yang cukup populer adalah Apple AirTag, Samsung Galaxy SmartTag, Tile Pro, CHipolo Card Spot, dan Jiobit Smart Tag.

Sayangnya, pelacak berbasis bluetooth ini memiliki potensi membahayakan, yakni pelacakan yang tidak diinginkan atau dengan kata lain, pelacakan tanpa izin.

“Pelacak Bluetooth telah memberikan manfaat yang luar biasa bagi pengguna, tetapi juga membawa potensi pelacakan yang tidak diinginkan, yang membutuhkan tindakan di seluruh industri untuk mengatasinya,” kata Dave Burke, wakil presiden teknik Google untuk Android, dikutip dari Engadget.

“Android memiliki komitmen yang tak tergoyahkan untuk melindungi pengguna, dan akan terus mengembangkan perlindungan yang kuat dan berkolaborasi dengan industri untuk membantu memerangi penyalahgunaan perangkat pelacak Bluetooth,” imbuhnya.

Apple dan Google baru-baru ini menyerahkan rancangan spesifikasi standar industri “untuk membantu memerangi penyalahgunaan perangkat pelacak lokasi Bluetooth untuk pelacakan yang tidak diinginkan” kepada Internet Engineering Task Force, sebuah organisasi pengembangan standar terkemuka.

Baca Juga  Panasnya Kasus Budi Said vs Antam, Kuasa Hukum Yakin Keterlibatan Sang Pebisnis Crazy Rich

Selama tiga bulan ke depan, pihak-pihak yang berkepentingan akan memiliki kesempatan untuk meninjau dokumentasi dan memberikan masukan.

Apple dan Google akan menanggapi umpan balik dari periode komentar, kemudian bekerja sama untuk mengembangkan versi produksi dari spesifikasi tersebut pada akhir tahun.

Versi iOS dan Android yang akan datang akan mendukung teknologi tersebut.

Proposal ini telah mendapat dukungan dari Samsung, Tile, Chipolo, merek Eufy dari Anker dan Pebblebee, serta sejumlah kelompok keamanan dan advokasi.

Rancangan spesifikasi ini mencakup praktik terbaik dan petunjuk bagi produsen pelacak Bluetooth tentang cara menerapkan “deteksi dan peringatan pelacakan yang tidak sah” untuk iOS dan Android.

Usulan ini muncul karena ada banyak kasus pelacak Bluetooth yang digunakan untuk menguntit orang selama beberapa tahun terakhir. Pelaku kejahatan diketahui telah memasang perangkat semacam itu pada korban yang tidak menaruh curiga.

Bukan hanya orang yang bisa dilacak secara tidak sengaja oleh perangkat Bluetooth. Menurut laporan, pencuri menggunakannya untuk merampok mobil mewah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *