Warga Bukittinggi Waspada Banjir, Pemerintah Cari Solusi

Banjir
Wakil Wali Kota Bukittinggi Marfendi saat meninjau lokasi banjir aliran Sungai Ngarai Sianok

Bukittinggi – Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, bersiap mencari solusi terkait masalah banjir yang berulang kali terjadi di Sungai Ngarai Sianok.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi, menyatakan bahwa jika tidak ada solusi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, mereka akan meminta kajian dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan bahkan ke pemerintah pusat.

Marfendi, bersama Kepala Damkar dan Camat Guguk Panjang, langsung mengunjungi lokasi banjir yang disebabkan oleh jebolnya salah satu sumbatan di aliran sungai tersebut.

Baca Juga  Kapolresta Bukittinggi Salurkan Bantuan untuk Tim Penanggulangan Erupsi Marapi

Pemerintah Kota Bukittinggi menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerusakan rumah tercatat sebanyak tujuh, dengan 14 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Warga yang terkena dampak banjir sebagian sudah mengungsi ke rumah kerabat di daerah yang aman.

Camat Guguk Panjang, Yelrizon, menambahkan bahwa proses rekonstruksi rumah yang rusak sedang dipercepat. Sungai Ngarai Sianok saat ini berada di bawah pengawasan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Sementara itu, proses relokasi warga yang terkena dampak banjir masih dalam tahap sosialisasi kepada warga karena lokasinya dinilai tidak lagi layak untuk ditempati.(des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *