Pemko Payakumbuh Hadirkan Ketua MUI Sumbar Dalam Perumusan RPJPD 2025 – 2045

Plt Walikota Payakumbuh dan Ketua MUI Sumbar.
Plt Walikota Payakumbuh dan Ketua MUI Sumbar.

Payakumbuh, faharharapan.id – Pemerintah Kota Payakumbuh menghadirkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat Gusrizal Gazahar dalam Focus Group Discussion (FGD) perumusan permasalahan dan Isu Strategis Ranwal RPJPD Kota Payakumbuh tahun 2025-2045 dengan tema Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Penjabat (Pj) Wali Kota (Wako) Payakumbuh Jasman mengatakan Ketua MUI Sumbar merupakan sosok yang tepat dalam memberikan materi terkait ABS-SBK.

“Buya Gusrizal Gazahar merupakan sosok yang tepat dalam memberikan materi ABS-SBK, selain jabatannya sebagai Ketua MUI Sumbar ia juga punya banyak pengalamannya,” kata Pj Wako Payakumbuh Jasman, Senin (6/11/2023).

Hadir dalam kesempatan itu Asisten I Dafrul Pasi, Asisten III Ifon Satria, dan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Payakumbuh.

Baca Juga  Tiga Bulan Buron, Pelaku Pembacokan Akhirnya Ditangkap Unit Reskrim Polsek Lais

Dia berharap agar kehadiran dari Ketua MUI Sumbar dapat memberikan masukan dan saran yang banyak untuk Kota Payakumbuh dalam merumuskan arah kebijakan.

“Terimakasih kepada Buya Gusrizal Gazahar yang telah mau menyempatkan waktu untuk hadir menjadi narasumber dalam FGD yang telah kita laksanakan,” ujarnya.

Dia berpesan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar dapat mengikuti FGD dengan fokus dan menyerap ilmu dan masukan yang diberikan narasumber.

“Semoga langkah kita menghadirkan Buya Gusrizal Gazahar dapat membuat arah rencana kebijakan kita ke arah yang lebih baik untuk kemajuan Kota Payakumbuh,” katanya.

Baca Juga  Polres Pasaman Barat Gelar Upacara Mutasi dan Serah Terima Jabatan

Pada kesempatan itu Ketua MUI Sumbar Gusrizal Gazahar membahas terkait ABS-SBK dan langkah-langkah dari pemerintah dalam mendukung nilai-nilai ABS-SBK. (zik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *