Aswandi: Janganlah Jadi ‘Pahlawan Musiman’

H. Aswandi., SE

Pekanbaru, fajarharapan.id – Menjelang pemilihan umum (pemilu) legislatif yang dihelat sekali lima tahun akan banyak bermunculan ke permukaan ‘pahlawan musiman’. “Masyarakat jangan sampai terkecoh,” kata H. Aswandi SE.

Menurut bakal calon anggota legislatif (bacaleg) untuk DPR-RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumbar II itu, pahlawan musiman adalah orang-orang yang mengklaim dirinya akan melakukan yang terbaik untuk masyarakat, mengabdi untuk kepentingan publik, dan mendedikasikan dirinya sebagai pejuang bagi semua orang.

“Orang-orang seperti itu biasanya muncul  pada saat tertentu, menjelang pemilu misalnya,” kata politisi yang akan maju melalui PDI Perjuangan itu. “Mereka dengan intens mendatangi masyarakat untuk menggembar-gemborkan dirinya akan melakukan yang terbaik untuk kepentingan orang banyak,” tambah Aswandi.

Baca Juga  Aniaya Mahasiswa, Anak Perwira Polisi Ditetapkan Jadi Tersangka

Tapi, kata Aswandi kepada fajarharapan.id di Pekanbaru, Kamis (9/3/2022), begitu usai helat politik, tokoh-tokoh seperti itu biasanya hilang dari peredaran, seakan ditelan bumi. Mereka hampir tak pernah lagi mendatangi masyarakat, apalagi menempatkan diri sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat.

“Terutama bagi mereka yang mendapat amanah untuk duduk mewakili rakyat di lembaga legislatif,” ucapnya. Masyarakat yang selama ini membesarkan dan mendudukkan mereka di lembaga terhormat tidak lagi menjadi perhatian sebagaimana mestinya.

“Mereka sudah asyik-masyuk dengan posisi mentereng yang ditempati,” sambung Aswandi. Bahwa pada pundak mereka tertimpa beban yang berat, terutama untuk memperjuangkan masyarakat yang diwakili, seakan tidak lagi menjadi perhatian.

Dari ilustrasi di atas, Aswandi ingin memesankan kepada masyarakat bahwa dalam menghadapi ajang politik bernama pemilu, masyarakat jangan sampai salah dalam memilih. Masyarakat juga diminta untuk tidak mudah percaya dengan janji-janji politik yang melenakan.

Baca Juga  Tim Penilai Kader Posyandu Provinsi Sumbar Kunjungi Kota Payakumbuh

“Kenali secara mendalam rekam jejak caleg yang akan dipilih,” sarannya. Dari rekam jejak itu, menurut Aswandi, akan bisa dibaca apakah selama ini si caleg memang telah pernah berbuat yang terbaik untuk masyarakat ataukah hanya sibuk dengan urusan untuk kepentingan pribadi saja.

“Masyarakat juga harus tahu asal-usul di caleg,” sambungnya. Aswandi juga menyarankan agar memilih caleg yang memiliki kemampuan lebih, yang diharapkan akan menjadi modal berharga bagi si caleg memperjuangkan rakyat yang diwakilinya di lembaga legislatif.  (spa) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *