Agam  

Bupati Agam Motivasi Guru untuk Tingkatkan SDM

Agam – Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan selenggarakan sosialisasi dan bimbingan teknis perencanaan dan penganggaran Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP)Tahun 2024 di Hotel Sakura Syariah, Lubuk Basung, Jumat (20/10).

Dalam kegiatan tersebut Bupati Agam, Dr H Andri Warman MM berikan motivasi kepada Kepala Sekolah puluhan guru SD yang berasal dari Kecamatan Matur, IV Koto dan Malalak.

Ia menyampaikan wejangan kepada guru SD yang sekaligus menjadi bendahara BOSP itu mengenai perjuangannya dalam menuntut ilmu pengetahuan dan pendidikan serta usahanya hingga menjadi orang nomor satu di Agam.

Bupati menekankan dalam menuntut ilmu tidak mempunyai batasan dan sebaiknya untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya.

“Karena batas menuntut ilmu adalah liang lahat, tidak ada batasan untuk menuntut pendidikan setinggi tingginya, saya sudah bersekolah di 10 tempat dan terakhir mendapatkan S3 di UNJ pada usia 56 tahun,” ungkapnya.

Baca Juga  Peduli Bencana Longsor, DWP Agam Salurkan Bantuan

Bupati Agam sekaligus juga merupakan “guru” yang mendidik mahasiswa tersebut memberikan dua kata kunci untuk dipedomani oleh Kepala Sekolah dan Guru yang hadir.

“Dua kata kunci, tingkatkan sdm kita dan berikan pelayanan yang terbaik pada anak didik kita,” tegas Andri Warman.

Ia berharap jangan sampai ada lagi komplain dari murid terkait pelayanan yang diberikan.

“Layani anak murid kita semaksimal mungkin kalau bisa 24 jam. Pelayanan harus menjadi yang nomor satu, itu prinsip saya,” tambahnya.

Kemudian di bidang SDM, Pak AWR sapaan akrabnya menegaskan Pemerintah Kabupaten Agam peduli kepada peningkatan sumber daya manusia.

Baca Juga  Bupati Agam Bersilaturahmi dengan Dandenpom 1/4 Padang

“Terbukti Pemkab Agam berhasil meraih penghargaan kategori aksesibilitas pendidikan dan peningkatan SDM. Kita juga memberikan peluang beasiswa kepada anak Agam yang kurang mampu melalui program Agam Maju Generasi Pintar,” terangnya.

Kegiatan ini ditutup secara resmi oleh Bupati Agam dan memberikan hadiah “sepatu sirah” kepada beberapa orang guru serta beasiswa melanjutkan pendidikan ke S2. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *