Agam  

Ratusan Santri Agam Pawai Obor Menyambut 1 Muharram

Lubuk Basung, AMC – Ratusan santriwan dan santriwati di Kecamatan Lubuk Basung menggelar pawai obor, Selasa (18/9) malam. Pawai ini digelar dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriyah.

Panitia Pelaksana yang juga Ketua Lembaga Didikan Subuh (LDS) Kecamatan Lubuk Basung, Indra Asmara menyebut pawai obor yang dilepas Bupati Agam ini diikuti sekitar 1500 santriwan dan santriwati.

“Jumlah ini sedikit berkurang dibanding beberapa tahun lalu yang mencapai 5000 orang,” katanya

Para santriwan dan santriwati yang mengikuti pawai lanjutnya, berasal dari TPQ, TPA, Rumah Tahfidz se Kecamatan Lubuk Basung.

Baca Juga  Lebih dari Seribu Warga Kabupaten Agam Gelar Aksi Peduli Palestina

“Meski jumlahnya berkurang, kami berharap kegiatan malam ini bisa kembali menggeliatkan pawai obor yang sempat terhenti akibat pandemi,” katanya.

Sementara itu, Bupati Agam, Dr H Andri Warman, MM saat melepas arakan pawai obor menyebut, kegiatan ini merupakan tradisi masyarakat setempat yang masih dipertahankan setiap tahunnya. Tujuannya memperkuat tali silaturahmi antarwarga.

“Kegiatan ini merupakan tradisi yang terus dipertahankan warga. Namun dua tahun terakhir vakum akibat Covid-19. Ini perdana saya melepas setelah jadi bupati,” tuturnya.

Menurutnya, pawai obor dalam rangka menyambut tahun baru Islam ini sesuai dengan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Baca Juga  Gubernur Mahyeldi Salurkan Bantuan Renovasi Rumah Milik Guru Honorer di Jambu Aia Agam

“Mudahan-mudahan pawai obor ini membuat kita selaku muslim terus mengisi pergantian tahun Islam dengan kegiatan positif,” katanya.

Bupati Agam juga memberi apresiasi yang tinggi kepada panitia pelaksana, terutama para santriwan dan santriwati yang mengikuti pawai obor.

“Kepada anak-anak kita yang pawai, kita bangga karena bersemangat ikut pawai, kepada orang tua mari kita dukung terus anak-anak kita,” tuturnya.

Diketahui, arakan-arakan pawai obor dimulai dari halaman Masjid Agung Nurul Falah dan finish di GOR Rang Agam. Kegiatan ditutup dengan tausiah atau siraman rohani dari mubaligh.(zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *