Notification

×

Adsense atas

Adsense

Gedung Rusak Diguncang Gempa, Lapas Cianjur Hentikan Sementara Kunjungan Keluarga Tahanan

Sabtu, 18 Maret 2023 | 20:05 WIB Last Updated 2023-03-18T13:05:00Z

 

Usai diguncang gempa 5,6 magnitudo, Lapas Cianjur mendirikan tenda darurat untuk narapidana karena sejumlah ruangan rusak berat hingga sedang.



CIANJUR - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Cianjur, Jawa Barat menghentikan sementara kunjungan keluarga tahanan. Penghentian sementara tersebut karena gedung lapas rusak setelah diguncang gempa.


Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas kelas IIB Cianjur, Muhamad Nurjaman mengatakan, saat ini gedung yang rusak mulai diperbaiki dan ditargetkan pembangunan tuntas dalam tiga bulan ke depan, sebagaimana dikutip iNews.id.


"Mulai akhir pekan kemarin disetop kunjungan, sebelumnya ada bangunan terdampak gempa tetapi layanan kunjungan tetap ada, meski dibatasi dan kondisi tempatnya tidak dapat digunakan maksimal karena rusak dan rawan ambruk," ujar Muhamad Nurjaman di Cianjur, Sabtu (18/3/2023).


Dia menjelaskan, pembangunan kembali gedung Lapas Cianjur dilakukan Kementerian PUPR dengan target dapat tuntas tiga bulan ke depan. Termasuk, lanjut dia gedung untuk kunjungan keluarga narapidana yang rusak, sehingga kunjungan akan kembali dibuka apabila sudah selesai pembangunan.


Menurutnya, saat ini tercatat 307 narapidana yang berada di Lapas Cianjur, sedangkan 400 narapidana lainnya terpaksa dititipkan sementara di dua lapas di Sukabumi karena sejumlah ruangan di lapas rusak berat akibat gempa termasuk pagar.


"Setelah selesai dibangun kembali, narapidana yang dititipkan akan ditarik kembali, sedangkan yang masih tersisa merupakan narapidana yang memiliki catatan baik selama menjalani masa tahanan," katanya.


Diberitakan, sejumlah ruangan termasuk kamar narapidana dan fasilitas lain di Lapas Kelas IIB Cianjur, rusak berat akibat diguncang gempa 5,6 magnitudo, Senin (21/11/2022). Bahkan, tembok lapas setinggi lima meter ambruk, usai gempa mengguncang Cianjur.


Sehingga ratusan narapidana terpaksa dititipkan ke sejumlah Lapas di Jabar, guna menghindari gempa susulan yang dapat meruntuhkan bangunan dan menghindari narapidana melarikan diri.(*) 


ADSEN KIRI KANAN